H. Iskandar Nongtji. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, meminta PT. Gumbasa Energy Baru memenuhi izin dan administrasi terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kecamatan Gumbasa.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji mengatakan, pembangunan PLTA di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi masih butuh waktu yang lama. Pemkab Sigi berharap PT. Gumbasa Energy Baru, memenuhi izin kesesuaian lokasi dan administrasi lainnya.

“Terkait pembangunan itu (PLTA) prosesnya masih panjang. Harapan Pemerintah Kabupaten Sigi, PT. Gumbasa Energy Baru penuhi dulu permintaan misalnya terkait izin lokasi,” ungkap Iskandar Nongtji kepada media ini usai rapat koordinasi bersama PT. Gumbasa Energy Baru secara virtual, Selasa, 27 Juli 2021.

Kemudian, pembangunan PLTA tersebut harus sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan dan tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Jadi prosesnya masih lama. Sebelum pelaksanaan pembangunan PLTA Gumbasa harus dilengkapi terlebih dahulu administrasinya seperti Izin lingkungan atau Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL),” jelasnya.

Terkait permintaan oleh Aliansi Masyarakat Pakuli yang meminta aliran air dapat dimanfaatkan untuk persawahan. Iskandar menjelaskan bahwa, air yang akan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik itu nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengairan sawah termasuk air bersih. Diketahui, pembangunan PLTA Gumbasa yang berkapasitas 156 Mega Watt itu akan mengaliri dua kecamatan, yakni Kecamatan Gumbasa dan Palolo.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas