Aktivitas di salah satu tempat usaha fotokopi di Jalan Tadulako l, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, yang terlihat sepi. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Selama hampir setahun lebih omset penghasilan masyarakat, khususnya bagi usaha jasa fotokopi mengalami penurunan yang sangat signifikan. Bahkan sampai membuat usaha itu tergerus akibat dampak dari pandemi covid 19.

Di mana virus corona hingga kini masih hidup di tengah masyarakat. Banyak sisi negatif muncul dari virus yang melanda dunia sejak tahun 2019 lalu. Selain buruk bagi kesehatan, hal ini juga ikut memperlemah banyak sektor bisnis.

Haji Kana, salah satu pemilik usaha jasa fotokopi di Jalan Tadulako l, Kelurahan Tondo mengaku bahwa ketika sebelum pandemi usahanya mampu menghasilkan minimal Rp1 juta sampai dengan Rp1,5 juta dalam sehari.

“Kalau dulu kita bisa meraup keuntungan lebih, sekarang tinggal Rp100 hingga Rp200 ribu satu hari. Karena kita kebanyakan berharap hanya dari aktivitas perkuliahan tatap muka di kampus Universitas Tadulako,” tuturnya, Kamis (22/7/2021).

Ia mengungkapkan untuk perekonomian masyarakat saat ini menjadi permasalahan yang paling utama. Dirinya juga mengatakan tidak bisa berbuat banyak dan hanya mampu bertahan di masa pandemi covid 19.

“Apalagi, jika ada pengambilan alat tulis kantor (ATK) dari beberapa toko di Kota Palu, ketika melakukan pembayaran itu sampai 4 kali. Biasa kami bayar cuma sehari sudah selesai. Tapi ini karena kondisi ekonomi yang terguncang mereka faham dengan kita,” ungkapnya.

Demikian pula diungkapkan pelaku usaha fotokopi lainnya. Yusuf mengaku kondisi saat ini sangat jauh berbeda dari harapan. Di mana omset penghasilan 100% sebelum pandemi, kini mengalami penurunan sebesar 50 hingga 60 persen.

“Dulu satu hari bisa Rp1 juta, sekarang untung-untungan pemasukan masih Rp500 sampai Rp600 ribu. Kadang tidak ada sama sekali hasilnya kita dapat dari pelanggan yang datang kemari untuk sekadar print maupun fotokopi,” ucapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas