Lambang Daerah Provinsi Sulteng. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulteng, Hj Faridah Lamarauna, mengatakan sesuai Perda Sulawesi Tengah Nomor 3 Tahun 1969 tentang lambang Daerah Provinsi Sulawesi Tengah menguraikan beberapa hal yaitu Pasal 1: Lambang Daerah Provinsi Sulawesi Tengah terdiri dari dasar berbentuk jantung, pohon kelapa dengan daun 5 helai dan buah 5 buah, bintang bersegi lima, padi dan kapas, garis gelombang 2 buah, tulisan Sulawesi Tengah di atas dasar lambang.

“Pasal 2: lambang Daerah Provinsi Sulawesi Tengah adalah pohon kelapa, bentuk dari dasar Lambang Daerah Provinsi Sulawesi Tengah adalah simbol jantung, lambag daerah ini berukuran 40 x 60 atau perbandingan lebar dan panjang adalah 2:3, serta warna dasar yang digunakan ada 2 macam yaitu biru langit dan kuning,” ucap Faridah, Kamis 22 Juli.

Dia melanjutkan dalan Pasal 3: pohon kelapa dilukiskan tegak di tengah-tengah lambang.

Pasal 4: gambar simbol jantung dibelah miring oleh garis simbol katulistiwa, di atas garis miring dasar lambang berwarna biru langit dan dibawahnya berwarna kuning, dan dibagian bawah dari pohon kelapa terlukis dua garis gelombang masing-masing dengan enam dan empat galur gelombang.

Pasal 5: pada bagian kiri dari gambar pohon kelapa terlukis padi yang berwarna kuning emas serta pada bagian kanannya terlukis buah kapas. Buah padi berjumlah 19 dan kapas berjumlah 13 dengan kelopak bergerigi 4.

Pasal 6: bagian pinggir atas dari jantung berwarna putih dengan tulisan “SULAWESI TENGAH” berwarna merah.

Pasal 7: cara penafsiran yang bertentangan dengan Peraturan Daerah ini yang tercantum dalam penjelasan umumnya tidak dibenarkan.

Bentuk, warna dan ukuran Lambang Daerah ini adalah seperti terlukis pada lampiran Peraturan Daerah

“Lengkapnya bisa diakses melalui https://www.jdih.sultengprov.go.id/
https://www.jdih.sultengprov.go.id/peraturan/PERDA_3_1969.pdf,” tandas Faridah.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas