Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah dan KONI Sulawesi Tengah serta Disporas Sulawesi Tengah, Senin 19 Juli 2021. (Foto: Zainal/ Humpro DPRD Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah saat ini tengah mempersiapkan atlet yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua pada Oktober mendatang. Sayangnya persiapan atlet sedikit terganggu, karena minimnya anggaran yang dialokasikan ke KONI.

Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, Senin 19 Juli 2021, Ketua KONI Sulawesi Tengah Nizar Rahmatu menuturkan, kebutuhan peralatan saja untuk seluruh cabor (Cabang Olahraga) yang diusulkan ke KONI nilainya mencapai Rp6 miliar. Setelah dilakukan inventarisir, KONI terpaksa memangkas hingga menjadi Rp2 miliar.

Nizar juga menyampaikan, saat ini harusnya atlet yang mengikuti PON Papua sudah melakukan pemusatan latihan, namun sebagian terkendala pada fasilitas pendukung. Seperti halnya sektor dayung, seharusnya mereka sudah melakukan pemusatan latihan di Poso, namun itu belum dilaksanakan.

Kesempatan tatap muka dengan Komisi IV itu, Nizar juga menyampaikan sejumlah agenda yang sudah disusun KONI Sulawesi Tengah, termasuk keikutsertaan Sulawesi Tengah dalam PON Papua.

Mendengar masalah yang dihadapi KONI Sulawesi Tengah, Komisi IV mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan KONI dalam memajukan olahraga Sulawesi Tengah, termasuk mencapai target medali dalam PON Papua.

Ketua Komisi IV, Dr Alimuddin Paada, secara implisit meminta kepada seluruh anggota dewan khususnya Komisi IV menyisihkan pokok pikirannya untuk mendukung atlet-atlet Sulawesi Tengah dalam meraih medali di PON mendatang.

Bukan hanya itu, Alimuddin Paada meminta kepada KONI untuk menyusun segala kebutuhan olahraga Sulawesi Tengah, guna dipaparkan kepada perusahan-perusahan besar di Sulawesi Tengah, dintaranya IMIP, Donggi Senoro dan Poso Energi.

“Komisi IV meminta perusahaan perusahaan ini turut membantu memajukan dunia olahraga di Sulawesi Tengah. Saya minta kepada ketua KONI untuk menyusun semua kebutuhannya, nanti Komisi IV akan mendampingi KONI bertemu dengan perusahaan perusahaan tersebut,” tegas Alimuddin Paada.

Bahkan dalam kesempatan itu, Komisi IV juga meminta PT Poso Energi untuk mensuport kebutuhan atlet dayung yang melakukan pemusatan latihan di Danau Poso.

Rencananya Komisi IV mengagendakan pertemuan dengan perusaan besar itu sebelum pelaksanaan PON Papua pada Oktober mendatang.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas