Farida Lamarauna. (Foto: Dok DKIPS)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulteng kembali mengeluarkan perkembangan penanganan virus corona (Covid-19) di daerah ini.

Kepala DKIPS Provinsi Sulteng, Hj Faridah Lamarauna, mengungkapkan terjadi lonjakan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah dan menjalani karantina mandiri dalam sebulan terakhir sebesar 90,20 persen.

“Sesuai grafik, saat ini Sulawesi Tengah menuju ke puncak pandemi yang ke tiga. Dimana puncak pandemi ke satu terjadi pada Mei 2020, pandemi ke dua terjadi pada Januari 2021,” ungkap Faridah, Rabu, 21 Juli 2021.

Menurutnya, tingginya pasien terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani karantina mandiri sebesar 58,15% perlu diwaspadai. Olehnya pengawasan ketat tidak hanya terhadap pasien tetapi juga kepada keluarga.

Kewaspadaan tersebut antara lain pada kondisi kamar, alat kelengkapan makanan dan keterpenuhan obat-obatan juga perlu mendapatkan perhatian. Itu karena pasien dengan karantina mandiri memiliki potensi yang cukup besar dalam penularan jika tidak memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Sebelumnya diberitakan, pada awal Juli, penambahan pasien terpapar virus corona (Covid-19) di Sulteng mencapai 1.011 orang. Hal ini diungkapkan Kepala DKIPS Provinsi Sulteg, Hj Faridah Lamarauna, Senin, 12 Juli 2021.

“Tambahan rekapitulasi pasien terkonfirmasi postif Covid-19 awal Juli 6,75 persen. Ini berdasarkan data yang kami terima dari Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Dia mengatakan untuk tambahan pasien sembuh dari corona hanya 265 orang atau 2,03 persen. Tercatat pula dalam sepekan terakhir terdapat penambahan 184 pasien postif virus corona.

“Untuk pasien sembuh satu minggu terakhir hanya 63 orang,” ujar Faridah.

Faridah melanjutkan dalam sepekan terakhir juga terjadi penambahan pasien dalam perawatan. Pasien tersebut dirawat di sejumlah rumah sakit yang berasal dari berbagai kabupaten/kota.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas