RAPAT - Kepala Kantor Kemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat mengikuti rapat tentang pelaksanaan Salat Idul Adha, secara virtual di ruang kerjanya, belum lama ini. (Foto: Istimewa)
  • Dilarang Bawa Anak-Anak

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Nasruddin L. Midu, mengatakan, baru-baru ini dirinya mengikuti rapat secara virtual bersama jajaran Pemerintahan Kota Palu. Dalam rapat itu, Wali Kota Palu memutuskan pelaksanaan Salat Idul Adha 1442 H diizinkan untuk dilaksanakan di masjid, namun tidak diizinkan untuk dilaksanakan di lapangan.

“Keputusan itu berdasarkan hasil rapat bersama Wali Kota dan Forkompimda, Kakankemenag, dan Tokoh Agama dari berbagai ormas, perihal pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Kota Palu belum lama ini,” kata Nasruddin, melalui ponselnya, beberapa waktu lalu.

Nasruddin mengatakan, sesuai arahan dari Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, pelaksanaan Salat Idul Adha di masjid harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Olehnya itu kami diminta agar mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan prokes ketat, demi meminimalisir penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Yang jelas kata Nasruddin, dalam rapat tersebut terdapat beberapa ketentuan tentang pelaksanaan Salat Idul Adha yang merujuk kepada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 tahun 2021, diantaranya pertama, panitia masjid terlebih dahulu mengumumkan kepada masyarakat bahwa kapasitas masjid hanya 50 persen.

“Kemudian kedua, kumandang takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha dapat dilaksanakan di masjid atau musala, namun hanya dilakukan oleh pegawai syara,” ujarnya.

Yang ketiga, kata Nasruddin, pada pelaksanaan salat Idul Adha di masjid dilarang membawa anak-anak, membawa orang tua dengan kondisi yang kurang baik, dan bagi yang sementara menjalani isolasi mandiri juga dilarang melaksanakan Salat Id di masjid.

“Khusus untuk pemotongan hewan qurban hanya boleh dilakukan oleh petugas saja demi menghindari kerumunan,” pungkasnya.

Kata Nasruddin, Wali Kota Palu juga meminta kepada setiap masjid untuk melakukan doa bersama agar Kota Palu terhindar dari pandemi Covid-19.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas