Home Ekonomi

Jelang Idul Adha, Hewan Kurban Naik 10%

Suasana transaksi jual beli di pasar hewan yang berlokasi di Jalan Pipa Air, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Kondisi penjualan hewan kurban sapi maupun kambing, khususnya di Kota Palu saat ini mengalami kenaikan sekitar 10% menjelang hari raya Idul Adha.

Seperti diungkapkan, Gaiz salah satu pedagang di seputaran Jalan Pipa Air, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi. Dirinya mengaku perbandingan sangat jauh berbeda dengan tahun 2020.

Di mana harga kambing yang sebelumnya dikisaran Rp2,5 juta kini naik menjadi Rp2,7 juta. Dikatakan, meskipun adanya pandemi covid-19 para pembeli juga semakin ramai mencari hewan kurban.

“Lebih ramai tahun ini dari pada tahun kemarin, apalagi ditambah orang tidak ada yang berhaji sekarang ini. Kalau hitung pendapatan tidak menentu,” tururnya, Jumat (16/7/2021).

Selain harganya naik, ia mengungkapkan permintaan atas hewan kurban seperti kambing juga meningkat. Menurutnya, terkait harga hingga masih relatif dalam ambang batas normal.

“Pastinya rutin terjadi kenaikan harga hampir setiap menjelang Idul Adha. Kami yakin penjualan di pasar cukup bagus untuk tahun ini, karena momen ini yang sudah ditunggu pedagang,” ujarnya.

Demikian pula dialami pedagang lainnya, Suparman Razak. Dia mengungkapkan saat situasi pandemi covid-19 permintaan hewan kurban mengalami kenaikan lebih tinggi dari tahun kemarin.

“Bulan lalu kami para pedagang sempat sedikit khawatir karena adanya corona akan mempengaruhi penjualan. Tapi ternyata sebaliknya pesanan hanya bertambah dari pembeli,” ungkap Suparman.

Ia mengungkapkan bahwa untuk kenaikan harga Sapi mencapai Rp1 juta sampai dengan Rp1,5 juta atau dari yang sebelumnya sekitar Rp15 jutaan, kini naik menjadi Rp16,5 juta.

“Kami datangkan stok kebanyakan dari wilayah Kabupaten Banggai, Donggala, Parigi Moutong dan Gorontalo. Jumlah nilai transaksi di sini diprediksi cukup besar bisa hampir miliiaran,” ungkapnya.

“Sapi yang dijual tahun ini kurang lebih sebanyak 70 ekor. Sedangkan tahun lalu tidak sampai 60 ekor. Saya sudah 16 tahun jadi pedagang,” tambahnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas