Hasyim. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Hasyim: Anggaran Sudah Aman

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) akan memulai seleksi calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulteng dalam waktu dekat ini.

Kepala Diskominfo Provinsi Sulteng melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Hasyim, mengungkapkan anggaran yang sempat menjadi kendala telah tersedia.

“Alhamdulillah, sudah ada pembahasan lebih lanjut antara pimpinan ibu Kadis Kominfo dengan Ketua Komisi I ibu Sri Lalusu mengenai hal itu (anggaran). Yang jelas ada solusi, sudah aman,” ungkap Hasyim, Rabu, 14 Juli 2021.

Dia mengatakan pihak DPRD Sulteng akan segera menetapkan nama-nama yang bakal menjadi Tim Seleksi (Timsel) Calon Komisioner KPID Provinsi Sulteng. Diperkirakan dalam waktu dekat akan dikeluarkan SK Penetapan Timsel tersebut.

“Sekarang sudah sementara pembuatan SK, itu ranahnya DPR, bukan kami. Mungkin bisa jadi sudah ditandatangai ibu Ketua DPR,” ujar Hasyim.

Timsel dimaksud nantinya berjumlah lima orang perwakilan dari unsur pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Secara internal, Diskominfo dipastikan telah siap melaksanakan seleksi sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Kalau SK Timsel sudah ada, kami langsung mulai tahapan seleksi,” ucap Hasyim.

Dia menambahkan untuk panitia seleksi (pansel) akan diisi oleh Hj Faridah Lamarauna sebagai ketua dan beberapa nama lainnya. Diketahui, Komisioner KPID Provinsi Sulteng yang tengah menjabat saat ini telah perpanjangan masa jabatan oleh Gubernur lama, H Longki Djanggola.

Seyogianya, Harry Aziz dan jajarannya sudah harus angkat koper dari Sekretariat KPID Sulteng sejak 2019. Harry dilantik bersama enam komisioner lainnya di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng pada Selasa, 27 Desember 2016.

Sebelumnya diberitakan, untuk anggaran KPID kini dikelola oleh Diskominfo Provinsi Sulteng. Kepala Diskominfo Sulteng Hj Faridah menjelaskan hal itu sesuai regulasi yang mewajibkan seluruh pembiayaan yang bersumber dari APBD dalam bentuk dana hibah semuanya melekat di perangkat daerah teknis yang memiliki kesamaan tugas dan fungsi (tusi).

“Karena tusi KPID memiliki kesamaan dengan Diskominfo Provinsi, maka pengelolaan keuangan dilakukan oleh kami,” ungkap Faridah saat menerima kunjungan Komisioner KPID Sulteng di Palu, Selasa, 2 Maret 2021.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas