GOWES BARENG - Tujuh komunitas sepeda MTB di Kota Palu, mnggelar Gowes Bareng dengan rute Vatulemo-Paneki, Sabtu (10/7/2021) (Foto: Ist/ Joutube)
  • Jalin Silahturahmi, Tujuh Komunitas MTB Gowes Bareng

Palu, Metrosulawesi.id Bersepeda saat ini bukan sekadar hobi atau olahraga, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Begitu juga dengan penggila sepeda gunung yang tergabung dalam berbagai komunitas sepeda gunung atau Mountain Bike (MTB) yang ada di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Komunitas sepeda gunung jadi salah satu yang paling banyak, mengingat Kota Palu yang di kelilingi lembah serta perbukitan dan banyak pegunungan, sehingga menyuguhkan berbagai macam trek bersepeda bagi para penggemarnya.

Para pesepeda yang tergabung di berbagai komunitas sepeda MTB di Kota Palu, punya cara tersendiri dalam bersepeda bareng di akhir pekan, yakni dengan menggelar gowes bareng yang diberi nama  ‘Baku Gara, Baku Sayang, go to Paneki’, Sabtu 10 Juli 2021.

Sejumlah komunitas pesepada MTB diantaranya Prima Sepeda-Kopi Gowes-Joutube-Green Bike Tadulako—Gobar—TBC–Rajawali, ikut meramaikan gowes bareng dengan mengambil titik kumpul (tikum) di Vatulemo Palu, mulai pukul 06.30 WITA.

“Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 anggota pecinta MTB di Kota Palu, dari berbagai komunitas, tujuannya untuk memupuk jiwa solidaritas,  saling menghargai di antara anggota antar komunitas, maupun dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat,” kata Arfan yang menjadi koordinator kegiatan gowes bareng.

Namun, Arfan yang juga Kepala Bappeda Kota Palu ini, mengungkapkan inti dari gowes bareng ini, tidak lain mempererat tali silahturahmi antar pesepeda di Kota Palu.

Lantas bagaimana keseruan gowes bareng mereka? Bisa ditebak, sesuai dengan nama gowes bareng ‘Baku Gara, Baku Sayang, go to Paneki’. Usai berdoa yang dipimpin Abah, para pesepeda mulai start disertai senda gurau meninggalkan Lapangan Vatulemo menuju rute pertama yang dipandu Bayu Prima selaku RC.

Lintasan awal yang dilalui adalah melintasi areal belakang Bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu. Di saat melintas kuala, mulailah para senior pesepeda MTB saling baku gara unjuk kebolehan. Hasilnya, para pesepeda sukses melewatinya.

Komunitas sepeda gunung (MTB) sesi foto bersama sebelum start menuju paneki. (Foto: Ist/ Prima Sepeda)

Namanya juga gowes bareng, tidak afdol tanpa jepret-jepret alias ber-selfi-ria. Tebak sendirilah bagimana gaya masing-masing peserta gowes bareng. Bahkan sepeda pun dijadikan objek jepret-jepret, sehingga sulit membedakan mana yang bergaya—peserta gowes atau sepedanya. Hmmmmmmh…

Sesi foto-foto pun selesai setelah, peserta foto bareng dengan menggunakan drone milik salah satu anggota Joutube—Andi Kay. Perjalanan pun dilanjutkan kembali menuju areal Petobo.

Saat memasuki areal Petobo—peserta melintas depan gerbang bertuliskan ‘ Lokasi Wisata Sejarah Likuifaksi’. Peserta pun melintasi tanpa ada komentar dan terdiam sambil mengayuh sepeda. Bagaimana tidak, hampir semua peserta merupakan saksi sejarah  terjadi bencana alam dasyat di tahun 2018 lalu.

Areal Petobo dilewati—selanjutnya melintasi  areal persawahan yang ada di wilayah Biromaru, Kabupaten Sigi. Lintasan yang di kelilingi persawahan serta irigasi, ternyata membuat suasana gowes bareng semakin  seru. Iring-iringan peserta gowes bareng  pun mengundang perhatian warga yang dilewati.   

Setelah bersepeda melintasi alam dan persawahan,  sampailah lokasi yang di jadikan tujuan utama yakni areal wisata Paneki.

Ada yang menarik di lokasi tersebut, pertama, selain peserta langsung berebut berendam di aliran air kuala, peserta juga mendapatkan makanan nasi kuning plus snack berupa biapong. Hanya saja warna biapong kali ini sangat berbeda yakni warna pink dan hijau.

Salah satu peserta Gowes bareng, Rasmuda  mengaku sangat antusias dan senang ikut gowes bareng dengan sejumlah komunitas sepeda MTB.  Dia berharap kegiatan ini bisa digelar rutin demi memupuk rasa persudaraan  utamanya pecinta sepeda.

“Harapannya sih bisa rutin ya, jadi tali silahturahni sesama pecinta sepeda di Kot Palu  dapat terjaga,” ucap Tama yang diamini Rony. (is)

Ayo tulis komentar cerdas