Wakil Ketua DPRD Sulteng, Muharram Nurdin. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura sudah menyampaikan perubahan APBD tahun 2021 difokuskan untuk pemulihan pasca bencana alam 2018 di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan kabupaten Parigi Moutong, bahkan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah sudah menyiapkan dana hibah untuk tiga daerah sebesar Rp45 miliar lebih.

Pasalnya, sudah terlalu lama penyintas bencana alam terkatung-katung nasibnya, hak-hak mereka belum dipenuhi. Karena itu, gubernur mengintruksikan persoalan gempa bumi, tsunami dan likuifaksi selesai tahun ini juga.

Rencana gubernur tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Muharram Nurdin. Hanya saja, untuk menghindari ekses di masyarakat, pemerintah provinsi harus memaksimalkan informasi kepada masyarakat di 13 kabupaten/kota, agar tidak terjadi protes-protes berlebihan.

“Langkah memfokuskan perubahan APBD untuk pemulihan bencana alam sangat baik, saya mendukung itu. Namun pemerintah perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat di seluruh Sulawesi Tengah, supaya masyarakat memaklumi itu, bahwa ada urusan mendesak di daerah lain yang butuh langkah penanganan cepat, apalagi sudah tiga tahun masyarakat penyintas hidup dalam ketidakpastian,” tutur Muharram, Rabu 8 Juli 2021.

Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah ini mendorong untuk mempercepat segela proses penanganan bencana alam di Padagimo, khususnya penyediaan lahan Huntap dan pembangunan Huntap. Supaya penyintas yang masih tinggal di Huntara secepatnya menempati Huntap.

Setelah perubahan APBD 2021, pada APBD 2022 barulah pemerintah mendistribusikan APBD secara merata ke 13 kabupaten/kota.

“Saya juga berharap masyarakat diluar penyintas bencana Padagimo memaklumi langkah gubernur mengkhususkan APBD untuk pemulihan bencana. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita penyintas bencana hidupnya sangat memprihatinkan kurun waktu tiga tahun terakhir ini,” harapnya.

Sebagai wakil rakyat, Muharram Nurdin menunggu usulan anggaran tersebut untuk segera dibahas bersama dengan DPRD.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas