KERJA SAMA - Bank Pembangunan Daerah (Bank Sulteng) Cabang Poso menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso. (Foto: Istimewa)
  • Teken MoU dengan Bank Sulteng Cabang Poso

Poso, Metrosulawesi.id – Bank Pembangunan Daerah (Bank Sulteng) Cabang Poso menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Penandatanganan MoU ini berlangsung di Aula Kantor Kejari Poso dan dihadiri oleh Kepala BPD Cabang Poso Mario Kabo SE dan Kajari Poso, Lapatewe B Hamka  SH, MH, Selasa 6 Juli 2021.

Kepala Kantor Cabang BPD Poso Mario Kabo SE mengatakan, kerja sama dengan Kejari Poso adalah dalam rangka konsultasi bidang hukum perdata, tata usaha negara dan penindakan debitur-debitur ‘bandel’.

Pihaknya akan mengeluarkan SKK (Surat Kuasa Khusus) kepada Kejaksaan agar bisa menindak debitur kredit macet. Kata dia, BPD bersama Kejaksaan juga telah berkomitmen untuk bersama-sama menyelamatkan uang negara yang digunakan oleh para debitur.

“Kejaksaan adalah pengacara negara. Yang mereka (debitur) pakai itu uang negara. Kita akan pilah ada beberapa debitur bermasalah. Kalau tidak kooperatif, maka akan ditindak langsung oleh Kejaksaan,” ucap Mario Kabo SE.

Sementara itu, Kajari Poso Lapatewe B Hamka SH MH  kepada Metrosulawesi Rabu 7 Juli 2021 di kantor Kejaksaan Negeri Poso mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan BPD Poso terutama dalam menindak para debitur kredit macet. Ia berharap, pasca MoU dapat ditindaklanjuti dengan SKK.

“Kita siap jika misalnya ada hal-hal yang perlu kami lakukan. Terutama untuk membantu BPD melakukan penagihan-penagihan dalam permasalahan dengan kredit macet,” tegas Kajari Poso.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas