TUTUP - Kantor Imigrasi Kelas Palu di Jalan Tanjung Dako Nomor 19 Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Imigrasi (Kanim) Palu terus berbenah melalui berbagai inovasi demi menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat salah satunya dengan menyiapkan Parkiran Mobil untuk Disabilitas (Pamona).

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Palu, Danil Rachman, mengatakan Pamona sebagai wujud semangat dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Meskipun dengan kondisi yang terbatas karena bertempat di kantor sementara, bukan halangan bagi kami untuk berkomitmen meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam menyediakan fasilitas layanan ramah HAM secara maksimal,” ujar Danil, Jumat, 9 Juli 2021.

Posisi Pamona terletak di bagian depan area kantor Kanim Palu yang hanya beberapa meter dari tempat pelayanan keimigrasian. Tujuannya agar memudahkan penyandang disabilitas yang ingin mendapatkan pelayanan.

“Kami terinspirasi untuk mengangkat kebudayaan lokal, Pamona merupakan nama suku sekaligus nama kecamatan di Kabupaten Poso yang merupakan salah satu wilayah kerja Kantor Imigrasi Palu,” ucapnya.

Dia menambahkan Pamona (sering kali disebut sebagai suku Poso, Bare’e, atau To Pamona) mendiami hampir seluruh wilayah Kabupaten Poso, sebagian Kabupaten Tojo Una-Una dan sebagian Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Sebelumnya diberitakan, Kanim Palu juga telah menyiapkan area bermain bagi anak (playground) bernama “Tabe”. Tabe dimaksud akronim Taman Bermain yang terinspirasi dari bahasa lokal.

“Sebagai bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayan Prima kepada Masyarakat, di ruang pelayanan kami tersedia area bermain anak (playground) bernama Tabe. Terinspirasi dari bahasa kaili, Tabe adalah sapaan halus dan penuh penghormataan masyarakat kaili untuk miminta sesuatu/sapaan permisi,” ucap Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Palu, Danil Rachman, Selasa, 1 Juni 2021.

Danil mengatakan Tabe tersebut telah dibuka sejak minggu ke dua bulan April. Tabe tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemohon paspor yang membawa anak agar anak lebih merasa nyaman.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas