RUANGAN ISOLASI - Plt Direktur RSU Anutapura Palu, drg. Herry Mulyadi, saat menunjukan ruangan isolasi cadangan pasien Covid-19, belum lama ini. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Plt Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu, drg. Herry Mulyadi mengungkapkan, sesuai informasi, Kota Palu saat ini sudah masuk urutan 32 dari 43 kabupaten/kota yang diumumkan pemerintah pusat agar diperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jadi dari 500 lebih kab/kota se-Indonesia, pemerintah pusat telah umumkan 43 kabupaten atau kota harus diperketat, termasuk wilayah Kota Palu. Dari hasil assesmen sejumlah kabupaten dan kota itu telah masuk level empat yang wajib diperketat, karena kasus Covid-19 cukup signifikan berkembang,” kata Herry, saat dihubungi Metro Sulawesi, melalui ponsel, Selasa, 6 Juli 2021.

Herry mengatakan, saat ini rumah sakit yang dipimpinnya sedang merawat 35 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari data yang ada, jumlah pasien positif Covid-19 di Palu telah mencapai 180, dan tidak menutup kemungkinan akan mencapai 200 yang terpapar virus tersebut. Jadi beberapa rumah sakit di Palu hampir semua penuh menangani pasien Covid,” ujarnya.

Terkait oksigen, kata Herry, masih mencukupi bahkan RSU Anutapura telah mencadangkannya sekitar 40 tabung oksigen. Beberapa untuk keperluan menangani pasien Covid-19 yang sedang dirawat, bahkan persiapan ruangan cadangan juga sudah dilakukan.

“Belum lama ini (kemarin-red) kami dari pihak rumah sakit telah diundang Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny Lamadjido untuk membahas soal masuknya Kota Palu di urutan 32 dari 43 kabupaten/kota untuk diperketat,” ungkapnya.

Menurut Herry, rencananya Asrama Haji dan salah satu Hotel di Palu akan dipersiapkan menjadi ruang isolasi khusus untuk pasien yang terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah dalam rapat bersama Ibu Wawali telah disepakati tempat-tempat isolasi khusus selain di rumah sakit, sebagai antisipasi apabila kasus Covid-19 melonjak signifikan,” ujarnya.

Kata Herry, diprediksi satu minggu terakhir pada Juli ini akan terjadi lonjakan kasus, apabila tidak diantisipasi mulai sekarang, karena dari data yang ada, kasus Covid-19 di Palu sudah hampir mencapai 200 orang yang terpapar.

“Namun sampai saat ini khusus untuk di RSU Anutapura pasien Covid-19 sebanyak 35 orang, dan semua rumah sakit di Palu seperti RS Undata, RS Madani, dan RS Wirabuana, serta lainnya hampir full,” katanya.

Selain itu kata Herry, Pemerintah Kota Palu juga saat ini terus menggenjot vaksinasi sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus, jika di RSU Anutapura hampir setiap hari melayani, kurang lebih 100 masyarakat yang divaksin.

“Kemudian Ibu Wawali juga perintah oksigen agar dipesan memang, dan itu sudah kami lakukan. Hanya saja kami sampaikan kepada distributor oksigen yang ada di Kayumalue agar jangan dulu dibawa, kecuali darurat baru dibawa agar tidak tertumpuk di rumah sakit,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas