Prof Mahfudz MP. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Prof Dr Ir Mahfudz MP, mengungkapkan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang telah divaksin Covid-19 sekitar 5.000 orang. Pemberian vaksinasi atas kerjasama Untad dengan Polda Sulteng yang sudah berlangsung dalam tiga pekan terakhir.

“Tapi itu masih sangat kecil jumlahnya, kita berharap mahasiswa bisa divaksin semuanya,” ungkap Prof Mahfudz di Palu, Senin, 5 Juli 2021.

Dia mengatakan vaksinasi bagi mahasiswa Untad masih terus berjalan untuk menggenjot capaian, termasuk yang pelaksanaan di lingkungan Untad. Mahasiswa Untad bisa mendatangi vaksinasi yang dilaksanakan tim Satgas Covid-19 Untad.

Upaya lain menggenjot vaksinasi akan menyasar mahasiswa yang akan mengikuti wisuda. Prof Mahfudz mengatakan vaksinasi juga tengah disiapkan bagi pendaftar jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruang Tinggi Negeri (SMMPTN) Untad. Ia mengingini peserta sebelum mengikuti ujian pada 12 Juli harus sudah divaksin.

“Saya sudah tawarkan ke Polda jika stok vaksin memungkinkan agar sebaikanya dilakukan vaksinasi sebelum ujian mandiri (SMMPTN) dilaksanakan. Kalau memungkinkan kita lakukan sebelum tanggal 12 Juli sebelum ujian tentukan momentum yang sangat bagus. Sekarang ini kan yang kita lihat, tentu juga tim vaksinasi, animo mereka (calon mahasiswa) sangat kurang. Jadi kita harus membuat trik-trik tertentu agar mereka mau ‘dipaksakan”, ” ujar Rektor.

Rektor mengatakan vaksinasi harus didukung semua pihak agar perang memutus penyebaran Covid-19 sesuai harapan. Dipastikan Untad akan terus melakukan berbagai upaya agar vaksinasi bagi civitas Untad sukses.

Diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng membantu vaksinasi kepada mahasiswa Untad secara gratis. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Untad, Prof Dr Muhammad Nur Ali M.Si, mengungkapkan Polda Sulteng melalui Biddokkes menyiapkan kuota untuk 4.000 mahasiswa Untad.

Disebut pemberian vaksinasi langkah mempersiapkan rencana perkuliahan tatap muka dan tindak lanjut kerjasama antara Untad dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Mahasiswa yang diberi kesempatan menerima vaksinasi yaitu program Diploma, S1, S2, dan S3 yang belum bekerja atau mahasiswa murni.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas