Taufiq Achmad Djaya. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)
  • PT Aneka Gas Bisa Penuhi untuk Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Permintaan gas oksigen pada sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Palu, maupun Kabupaten Parigi Moutong memang mengalami peningkatan. Namun kebutuhan oksigen itu masih dapat dipenuhi oleh PT. Aneka Gas Industri, selaku distributor tabung gas oksigen di Palu.

District Manager PT. Aneka Gas Industri, Taufiq Achmad Djaya kepada Merosulawesi, Senin 5 Juli 2021, mengungkapkan, permintaan tabung oksigen memang cukup signifikan. Jika dipresentasekan hingga 50 persen. Sebelumnya, permintaan oksigen sekitar 100 tabung di beberapa rumah sakit dan perusahaan, namun sekarang naik mencapai 300 tabung oksigen baik yang pesan industri maupun medis.

“Kami berharap masyarakat maupun dari medis jangan panik, untuk distribusi oksigen kami dapat penuhi, sebab sampai saat ini kapasitas produksi kami masih di atas kebutuhan seluruh Sulteng,” katanya.

Dia mengungkapkan, permintaan oksigen di perusahaannya rata-rata berasal dari rumah sakit besar di Kota Palu maupun Sulteng, di antaranya: di RS Undata, RS Anutapura, RS Anuntaloko Parigi, serta RS Madani, dan RS lainnya.

Dari data yang ada kata Taufiq, RS Undata Palu permintaannya mencapai 1.000 tabung oksigen perbulan, yang sebelumnya hanya 800 oksigen. Kemudian RS Anutapura juga mengalami permintaan peningkatannya sebanyak 800 tabung yang sebelumnya 500 oksigen.

“Jadi naik sekitar 200 oksigen per bulan, bahkan di RS Anuntaloko Parigi yang awalnya biasa didistribusi 300 tabung oksigen saat ini menjadi 700 oksigen,” ungkapnya.

Kata Taufiq, pihaknya saat ini memprioritaskan distribusi tabung oksigen ke sejumlah RS yang menangani pasien Covid-19.

Peningkatan jumlah permintaan itu masih di bawah kapasitas produksi PT Aneka Gas Industri.

“Di perusahaan kami perhari itu dapat memproduksi maksimal 450 tabung oksigen, sehingga untuk memenuhi permintaan pada sejumlah RS di Sulteng kami masih dapat penuhi, walaupun kasus Covid-19 itu ada peningkatan. Sebab kami di sini menjalankan dua fungsi produksi ada filling atau pengisian tabung kosong, ada juga pabriknya,” jelasnya.

Taufiq mengatakan, di pabriknya itu dapat memproduksi hingga kapasitas 400 hingga 450 botol oksigen per hari. Sementara filling-nya kapasitas produksinya itu mencapai 200-300 botol per hari.

“Untuk PT. Aneka Gas Industri atau biasa disebut District Palu, dapat mendistribusikan oksigen ke seluruh Sulteng hingga Pasangkayu. Alhamdulillah oksigen masih mencukupi untuk kebutuhan Sulteng maupun Pasangkayu, walaupun kasus Covid-19 saat ini menurut informasi melonjak,” ungkapnya.

Menurut Taufiq, meskipun permintaan naik namun kebutuhan oksigen di Sulteng, masih di bawah dari kapasitas produksi perusahaannya.

“Kalau ketersediaan oksigen itu kami selalu ada karena dari alam, hanya saja biasanya yang menjadi kendala, yakni adanya pemadaman listrik dari pihak PLN. Selama tidak ada pemadaman, maka produksi kami akan jalan terus. Jadi jantungnya kami itu ada di PLN, selama pihak dari PLN masih berkolaborasi dengan kami memberikan jadwal yang tepat apabila ada pemadaman, kami bisa maksimal,” ujarnya.

Kata Taufiq, selain permintaan oksigen dari rumah sakit, akhir-akhir ini juga mungkin karena informasi pasien Covid-19 meningkat, masyarakat ada yang mulai menjaminkan agar tabung oksigen ini ready di rumahnya masing-masing.

“Tetapi kami sudah memberikan pemahaman untuk daerah Kota Palu sendiri, tetap masih bisa kami tangani. Bahkan permintaan oksigen sampai saat ini masih di bawah kapasitas produksi kami sekitar 300 tabung oksigen,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas