SAMBUTAN - Kadisdikbud Palu, Ansyar Sutiadi, saat menyampaikan sambutan di kegiatan pendampingan kepada guru honorer usia 40 tahun keatas, di salah satu ruangan di SMPN 1 Palu, Senin, 5 Juli 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengungkapkan, pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) dengan jumlah formasi sebanyak 114 untuk guru honorer di Kota Palu telah dibuka.

“Saat ini kami melakukan pendampingan kepada guru honorer yang berusia 40 tahun ke atas, sehingga pada saatnya nanti mereka siap mengikuti seleksi PPPK. Kemudian mereka mendapatkan informasi yang benar, tidak ada lagi kesimpang siuran informasi, terkait kuota atau formasi yang tersedia di sekolah masing-masing,” kata Ansyar, melalui ponselnya, Senin, 5 Juli 2021.

Ansyar mengatakan, formasi itu adalah kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Pendampingan dan pelatihan oleh Disdikbud Palu itu dibuka selama 100 jam, dengan tujuan guru honorer usia di atas 40 tahun ini siap ikuti seleksi PPPK dan mendapatkan informasi yang benar.

“Ada beberapa prioritas yang ditentukan oleh pemeritah, di antaranya guru honorer itu sudah memiliki sertifikat pendidik, kemudian telah terdaftar di Dapodik, dan sudah terdaftar K2. Namun Wali Kota Palu berharap yang diterima ini guru honorer yang usia 50 tahun ke atas, karena kesempatan mereka terbatas,” ujarnya.

Kata Ansyar, usia guru honorer yang diterima mendaftar PPPK ini hingga 59 tahun. Olehnya itu Pemerintah Kota Palu berharap usia yang seperti itu dapat menjadi prioritas diterima.

“Seleksi PPPK ini dilakukan secara online, makanya sekarang kami lakukan pendampingan kepada guru honorer usia tua,” katanya.

Menurut Ansyar, formasi yang tersedia di PPPK saat ini belum sesuai kebutuhan Pemkot Palu, sebab formasi yang dibuka berkembang lagi.

“Kebutuhan Kota Palu menerima guru PPPK itu mencapai 500 lebih dari jenjang SD dan SMP, sementara baru disetujui 314 guru, dari usulan semula 380 lebih. Kali ini dibuka untuk semua mata pelajaran yang tersedia, dan syaratnya juga guru honorer itu harus sarjana atau linier, dan harus sesuai ilmu yang dimiliki dengan mata pelajaran yang tersedia,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas