TANDA TANGAN PRASASTI - Kapolda Sulteng Irjen. Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, saat menandatangani Prasasti peresmian Nama Kesatriaan Kompi 3 Batalyon B Pelopor, Polda Sulteng. (Foto: Dok. Humas Polda)
  • Bripka Wahyudi Syahputra, Anggota Brimob Yang Gugur Operasi Tinombala

Palu, Metrosulawesi.id – Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra, anggota Brimob yang gugur dalam operasi Tinombala tahun 2016 lalu, namanya diabadikan menjadi nama Kesatriaan Brimob Ampana. Peresmiannya dilakukan Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso tepat pada peringatan HUT ke-75 Bhayangkara, Kamis 1 Juli 2021.

Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulteng, yang berada di, Jalan Trans Sulawesi, KM 27 Ampana, Desa Bonevoto, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Touna itu, didirikan pada tahun 2008, dengan nama Kompi 3 Batalyon B Pelopor, dan saat ini IPTU Achsan Sule, SH, sebagai Komandan Kompi (Danki), dengan 1 SSK Personel.

Kompi 3 Batalyon B Pelopor di Ampana itu sejak berdiri beberapa tahun lalu, memang belum punya nama. Sebagai wujud penghormatan Polri terhadap Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra, Kompi Brimob itu kemudian diberi nama Kesatriaan Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan plakat oleh Kapolda Sulteng Rakhman Baso seusai upacara virtual di Mapolda Sulteng, memperingati hari Bhayangkara ke-75, bersamaan dengan peresmian enam fasilitas lain milik Satuan Brimob Polda Sulteng.

Peresmian nama almarhum sebagai nama Kesatriaan Kompi 3 Batalyon B Pelopor, Satbrimob Polda Sulteng, merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi Brimob Diktukba 2005.

Almarhum Wayudi gugur saat bergabung dalam operasi Tinombala bergabung dengan satuan anggota TNI melawan teroris kelompok Santoso di Poso.

Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra. (Foto: Dok. Humas Polda)

“Almarhum Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra SH gugur dengan gagah berani dan Korps Brimob Polri menyambutnya dengan kagum. Insha Allah, bakti almarhum diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” papar Wakorps Brimob Mabes Polri, Brigjen Pol Anang R saat memimpin upacara pemakaman almarhum kala itu.

Diketahui Bripka Anumerta Wahyudi Syahputra, S.H, merupakan pria kelahiran Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Almarhum dikenang sebagai sosok ramah, murah senyum dan penyayang keluarga, di mata rekan-rekan Brimob Diktukba 2005 (Libass) atau angkatan ZLS-STS Bintara Polisi.

Di lingkungan keluarga, almarhum dikenal dengan panggilan Puput.

“Meski Puput telah menjadi anggota Polri yang mengabdikan dirinya kepada negara, dirinya tetap anak yang penurut dan patuh kepada orangtua,” kata ayahnya, Anjasmani.

Diakui ayah dua anak itu, keinginan Puput masuk anggota Polri mulai tumbuh sejak tamat SMK Musda Perbaungan dengan bekal tabungan yang disisihkan dari gaji sebagai karyawan PTPN 4 Adolina Anjasmani serta hasil jualan ayam dan burung goreng istrinya. Saat mendaftarkan tes TNI AL, Puput gagal pada tes tahap akhir.

“Kegagalan tersebut tidak membuat Puput patah semangat, dia kembali ikut tes Caba Polri yang kembali gagal. Puput kembali mencoba peruntungan tes TNI AD, namun gagal lagi hingga akhirnya memberanikan diri tes penerimaan Polri tahun 2005. Alhamdulillah akhirnya diterima dan ditempatkan di Brimob Poso,” kenang Anjasmani.

Berkat Kerja Keras

Terkait dengan peresmian enam fasilitas, Dansatbrimob Polda Sulteng, Kombes Pol Joko Sulistio SIK, dalam mengaku bangga dan mengucapan terimakasih atas kinerja dan kerja keras para perwira dan segenap anggota, yang telah memberikan pikiran dan tenaga hingga selesainya beragam fasilitas pada Satbrimob.

“Segala fasilitas yang ada adalah milik bersama, dari kita dan untuk kita, untuk itu mari kita rawat dan manfaatkan demi kebaikan dan kemajuan satuan yang kita banggakan ini,” pesannya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas