DAGING KURBAN - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah membagikan daging hewan kurban, Jumat 31 Juli 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam menyambut Idul Adha, Organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui ACT Cabang Sulawesi Tengah menginisiasi program kurban. Program tersebut yakni Berqurban Tanpa Batas.

Kepala Cabang ACT Sulteng, Nurmarjani Loulembah, mengatakan program itu diinisiasi dengan jargon ‘Satu Kurban Bawa Keberkahan, Berkurban Lebih dari Satu Mampu Bahagiakan Jutaan Saudara’.

Program tersebut, kata dia, akan merangkul donatur dengan pendekatan online serta offline.

“Terkait distribusinya, kami menyatakan akan melakukan distribusi seluruh daging hewan kurban ke 34 provinsi di Indonesia, ditambah juga ke 60 negara yang menjadi intervensi ACT dalam program-program kemanusiaan,” tuturnya, Rabu 30 Juni 2021.

ACT Sulteng, lanjut dia, memberikan garansi kepada donatur dengan memberikan pelaporan yang komplet. Menurutnya, hal itu untuk menunjukkan bahwa ACT berkomitmen dengan amanah yang diberikan kepada mereka.

Kemudian, ia menyebutkan bahwa sesuai dengan ketentuan pendistribusian, daging-daging hewan kurban tersebut nantinya akan diberikan kepada umat muslim yang layak menerima sehingga turut merayakan sukacita Idul Adha.

“Ya, kalau distribusi hewan kurban dengan jangkaan luas ke 34 provinsi dan 60 negara. Tentunya penerima manfaatnya adalah umat muslim yang memang layak mendapatkan daging kurban. Kemudian, untuk donatur kami memberikan dokumentasi pelaporan yang lengkap,” tutur Nurmarjani Loulembah, Rabu, 30 Juni 2021.

Di Sulteng, lanjutnya, ACT Sulteng tidak membatasi target, pihaknya membuka seluas-luasnya kesempatan untuk donatur memanfaatkan momentum menunaikan ibadah kurban.

“Di Sulteng belum mendapat data yang fixed untuk hewan yang akan disembelih karena donatur masih terus bertambah. Insyaallah minimaal 10 ekor sapi sudah kami siapkan, dan Insyaallah akan bertambah lagi seiring bertambahnya donatur yang berkurban melalui ACT,” ucapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas