Aksi Demonstrasi (ilustrasi). (Foto: Republika/ Aditya Pradana Putra)

Palu, Metrosulawesi.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Tengah menyayangkan aksi bakar bendera partai Nasdem yang berlangsung saat aksi unjuk rasa di Desa Marana, Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, Senin 28 Juni 2021.

“DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini. Apa lagi, pemicu aksi unjuk rasa yang berlangsung di Marana sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai Nasdem,” tulis Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulteng, Muslimun SE, dalam siaran persnya yang diterima Metrosulawesi, Senin 28 Juni 2021.

Ada beberapa hal yang diprotes para demontsran. Yakni: pencopotan kepala desa Marana, belum dibayarkannya gaji aparat desa dan belum cairnya dana ADD (alokasi dana desa) dan DD (dana desa).

“Tiga hal itu sama sekali tak ada kaitannya dengan Partai Nasdem. Itu kan urusan pemerintahan,” sebut Muslimun.

“Jika ada dugaan hukum atas tiga masalah itu, mestinya diarahkan ke penegak hukum. Bukan bakar bendera partai,” tambahnya.

Muslimun mengatakan, Partai Nasdem sangat menjujung tinggi hak setiap warga negara berkumpul, berserikat menyampaikan pendapat di muka umum. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas