MEMANTAU VAKSINASI - Kepala Disdikbud Palu, Ansyar Sutiadi, saat memantau vaksinasi di Puskesmas Lere, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, didampingi Kepala Bidang Ketenagaan, Imam Sutarto, terus melakukan monitoring atau pemantauan kepada para guru yang akan melaksanakan program vaksinasi di sejumlah Puskesmas di Kota Palu.

“Disdikbud Kota Palu berupaya agar seluruh guru yang sebelumnya belum mendapatkan program vaksinasi ataupun ada gangguan kesehatan bisa kembali melakukan pengecekan kesehatan apakah sudah bisa melaksanakan vaksin atau belum. Sebab ditargetkan dalam waktu dekat seluruh guru mulai dari tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kota Palu bisa mengikuti program vaksinasi,” kata Ansyar, di Palu, belum lama ini.

Ansyar mengatakan, monitoring ini sangat penting untuk bisa memastikan bahwa seluruh guru bisa mengikuti program vaksinasi.

“Kami menargetkan agar seluruh guru bisa mengikuti program vaksin. Sebab vaksin sangat penting buat mereka dalam hal melaksanakan proses pembelajaran di sekolah. Apalagi saat ini pemerintah masih terus mempersiapkan diri dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, hanya saja memang mereka belum bisa memastikan kapan tanggal pastinya,” ujarnya.

Kata dia, saat ini jumlah guru yang telah melaksanakan vaksinasi sudah mencapai 70-80 persen, diharapkan dalam waktu dekat jumlah guru yang akan divaksin bisa mencapai 98 persen, sehingga Pemerintah Kota Palu bisa lebih memaksimalkan persiapan pembelajaran tatap muka ke depannya.

“Sebab saat ini sekolah sudah tidak sabar lagi untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Baru-baru ini kami memantau pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Lere, kami melihat banyak guru yang sebelumnya tidak bisa divaksin sudah bisa divaksin,” ungkapnya.

Tentunya kata dia, hal ini bisa menjadi salah satu tujuan pemerintah agar seluruh guru bisa melaksanakan vaksinasi.

“Jangan takut untuk melaksanakan vaksin karena saya saja sudah mengikuti program vaksin sebanyak dua kali,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas