IKUT VAKSINASI - Tampak mahasiswa Untad saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Polda Sulteng Jalan Soekarno Hatta Palu, pada Senin, 14 Juni 2021. (Foto: Humas Untad)
  • Kumulatif Pasien Covid-19 Sulteng 13.218

Pandemi Virus Corona (Covid-19) masih terus menyebar di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tengah (Sulteng). Ini dibuktikan dengan terus penambahan pasien terpapar virus corona.

Laporan: Michael Simanjuntak

DINAS Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KIPS) Provinsi Sulteng mencatat kini kumulatif pasien Covid-19 sejak 1 April 2020 sudah mencapai 13.218. Kepala Dinas KIPS Provinsi Sulteng, Hj Farida Lamarauna, berujar untungnya dari jumlah tersebut pasien sembuh mencapai 95,02 persen.

“Yang meninggal dunia 2,92 persen dan menjalani perawatan 2,06 persen,” ungkapnya, Senin, 21 Juni 2021.

Farida mengatakan secara umum rekapitulasi kasus Covid-19 di Sulteng hingga jelang akhir Juni 2021 hanya 2,46 persen. Persentase tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan saat Mei 2021 yang mencapai 4,37 persen.

“Akan tetapi, dalam satu minggu terkahir terjadi peningkatan pasien dalam perawatan sebesar 23,53 persen dan berdasarkan grafik menunjukkan tren peningkatan setiap hari,” ujar Farida.

Dia mengutarakan untuk Sulawesi Tengah, puncak pandemi pertama terjadi pada Mei 2020 dan puncak pandemi ke dua pada Januari 2021 dengan kumulatif pasien terapar 4.727. Dengan memperhatikan tren peningkatakan saat ini Farida mengigatkan masyarakat waspada pucak pandemi ke tiga.

“Patut diwapadai kemungkinan terjadinya puncak pandemi yang ke tiga karena saat ini di daerah lain di luar Pulau Sulawesi, khususnya daerah-daerah Pulau Jawa, sedang mengalami tren peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkas Farida.

Diketahui, dari jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Sulteng termasuk petugas kesehatan (nakes). Hal ini dialami sejumlah nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terpaksa menghentikan sementara layanan rawat inap menyusul sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit itu yang terpapar positif Covid-19.

Direktur RSUD Madani Palu dr Nirwansyah Parampasi mengatakan ada tujuh nakes yang terpapar Covid-19, empat orang perawat dan tiga orang dokter. Namun dalam waktu dekat pelayanan rawat inap akan dibuka kembali.

“Tanggal 23 Juni akan buka kembali (pelayanan rawat inap),” ucap Nirwansyah kepada Metrosulawesi, Senin, 21 Juni 2021.

Sementara itu, upaya vaksinasi juga terus dimasifkan di Sulawesi Tengah, termasuk menyasar mahasiswa. Saat ini, Polda Sulteng membantu vaksinasi kepada mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universias Tadulako, Prof Dr Muhammad Nur Ali M.Si, mengungkapkan Polda Sulteng melalui Biddokkes menyiapkan kuota untuk 4.000 mahasiswa Untad. Pemberian vaksinasi ini langkah mempersiapkan rencana perkuliahan tatap muka dan tindak lanjut kerjasama antara Untad dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. (*)

Ayo tulis komentar cerdas