KUNJUNGAN - Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Dr Herry Yogaswara, didampingi jajaran telah mengunjungi LPPM Untad pada Rabu 16 Juni 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan penjajakan kerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako (LPPM Untad).

Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Dr Herry Yogaswara, didampingi jajaran telah mengunjungi LPPM Untad pada Rabu 16 Juni 2021. Ia diterima Ketua LPPM Untad, Dr Ir M Rusydi M.Si.

Rusydi berharap dengan adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan nantinya dapat memperkuat riset-riset yang ada di Universitas Tadulako. Dengan begitu juga dapat saling bersinergi dalam membangun negeri.

“Terima kasih kepada LIPI atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga Untad semakin memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan inovasi-inovasi penelitian Indonesia,” tandas Rusydi.

Terkait kependudukan, LPPM Untad juga ikut membantu deteksi dini pencegahan stunting yang menjadi persoalan di daerah ini. Peneliti-peneliti LPPM Untad menghasilkan karya berupa aplikasi berbasis android bernama Randa Kabilasa. Aplikasi tersebut diklaim bisa dimanfaatkan sebagai deteksi dini cegah stunting.

Rektor Untad, Prof Dr Ir H Mahfudz MP, menyerahkan penggunaan aplikasi Randa Kabilasa kepada BKKBN dalam membantu menyukseskan program stunting yang ada di Sulawesi Tengah.

Penyerahannya diterima Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Prof Muhammad Rizal Martua Damanik, disaksikan oleh perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng secara offline dan online beserta dengan tim peneliti stunting Universitas Tadulako di Palu, Rabu, 15 Juni 2021.

Prof Mahfudz menyampaikan sebagai bentuk upaya strategis pihaknya dalam membantu menurunkan angka stunting di Sulawesi Tengah yaitu dengan melakukan berbagai penelitian-penelitian terkait stunting, salah satu hasilnya aplikasi Randa Kabilasa.

“Ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam menghadirkan generasi emas di masa yang akan datang,” ucap Rektor.

Rektor berujar Untad memiliki peneliti-peneliti yang handal sehingga diharapkan inovasi-inovasi yang ada akan terus berkembang di masa yang akan datang untuk dimanfaatkan secara upto date.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas