Home Sulteng

BPBD Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

Datu Pamusu Tombolotutu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng kembali mengingatkan masyarakat agar waspada cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Sulawesi Tengah hingga beberapa waktu kedepan.

“Dengan kondisi cuaca masuk kategori ekstrem kita imbau masyarakat tetap waspada,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng, Datu Pamusu Tombolotutu, Jumat, 18 Juni 2021.

Dia mengatakan ada beberapa daerah dengan potensi ancaman bencana yaitu Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Poso. Masyarakat di lima wilayah tersebut diminta harus ekstra waspada.

“Sesuai dengan kondisi secara geologi dan geografis harus waspada bencana banjir dan longsor. Tapi alhamdulillah, masih Tuhan tolong kita, curah hujan kita tidak seperti di Jawa,” ujar Datu Pamusu.

Datu Pamusu mengungkapkan eksploitasi hutan yang sudah berlangsung bertahun-tahun menjadi pemicu utama ancaman berbagai bencana di daerah ini. Ada berbagai perusahaan disebut melakukan eksploitasi.

“Ada kebun sari, PT Raslif, PT Sindo, dan lainnya yang sejak kecil sudah kita lihat. Jadi hasil dari ekploitasi hutan besar-besaran kalau curah hujan meningkat pastilah membawa dampak,” ungkapnya.

Katanya, belum bisa dipastikan sampai kapan Sulawesi Tengah diselimuti cuaca ekstrem. Itu karena cuaca akhir-akhir kerap berubah-ubah. Namun diperkirakan cuaca ekstrem tidak akan lama lagi berakhir.

Sebelumnya, Datu Pamusu mengungkapkan Sulawesi Tengah dalam status siaga bencana menyusul keluarnya warning siklon tropis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG).

“BMKG sudah memberikan warning wilayah-wilayah yang dianggap resisten berisiko kebencanaan, termasuk Sulawesi Tengah dan beberapa provinsi seperti Banten dan Jawa Barat. Kita status siaga satu, ada tujuh provinsi harus tetap waspada, ekstra hati-hati dan teman-teman di lapangan tetap standby,” ungkap Datu Pamusu, Senin, 19 April 2021.

Secara umum hampir semua wilayah Sulawesi Tengah disebut rawan terhadap berbagai potensi bencana.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas