Home Palu

Sekolah Satu Atap akan Dibangun di Uwentumbu

Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Ansyar: SDN Inpres 2 Kawatuna Bakal Direhab

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengakui bahwa akses siswa untuk menuju SDN Inpres 2 Kawatuna sedikit jauh, sebab peserta didiknya berasal dari Uwentumbu. Namun perhatian pemerintah tetap ada kepada sekolah tersebut.

“Olehnya itu SDN Inpres 2 Kawatuna di tahun 2018 sudah masuk dalam rencana untuk perbaikan bangunannya, namun karena terjadi bencana sehingga tidak terlaksana. Masuk di 2019 terjadi bencana Covid-19 sehingga adanya perubahan anggaran, sebab pemerintah fokus menangani penyebaran virus tersebut,” jelas Ansyar, melalui ponselnya, Kamis, 17 Juni 2021.

Untuk itu kata Ansyar, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan perencanaan tahun ini untuk mencoba membangun sekolah baru tetapi di lokasi Uwentumbu, sambil merehabilitasi SDN Inpres 2 Kawatuna.

“Karena kasihan anak-anak itu jauh ke sekolah, bahkan kita merencanakan membangun SD di Uwentumbu, kemudian menjadikan sekolah satu atap. Perlu diketahui saat ini sudah dalam proses perencanaan pembangunan sekolah di Uwentumbu,” katanya.

Ansyar menegaskan, bahwa bantuan ke sekolah tersebut bukan minim, tetapi baru direncanakan di 2018 lalu hingga 2020 Kota Palu mengalami musibah yang bertubi-tubi pertama bencana alam, kemudian ditambah lagi Covid-19, sehingga bantuan itu mulai terhambat.

“Sekarang kita sudah melakukan proses perencanaan, tetapi bukan di Kawatuna itu tetapi di Uwentumbu kami akan bangun sekolah baru, dengan tujuan untuk mendekatkan para siswa mengenyam pendidikan,” ujarnya.

Ansyar menyadari, bahwa anak-anak dari Uwentumbu itu jauh sekali aksesnya ke SDN Inpres 2 Kawatuna itu, tetapi sekolah itu juga akan direhabilitasi.

Namun setelah diketahui berapa peserta didik adalah anak-anak Uwentumbu, maka Disdikbud Palu akan menata SD tersebut, sehingga diketahui persis berapa kebutuhan kelasnya.

“Yang jelas tahun ini perencanaan pembangunan, kita upayakan tahun depan sudah dibangun sekolah baru di Uwentumbu, sehingga awal tahun depan dalam proses pembangunan, tahun ajaran baru di 2022 kedepannya sudah bisa digunakan. Sambil juga kita akan alokasikan anggaran perbaikan di SDN Inpres 2 Kawatuna itu,” ungkapnya.

Ansyar mengatakan, di Uwentumbu akan dibangun gedung penuh SD, kemudian juga akan difungsikan sebagai sekolah satu atap SMP. Sehingga anak-anak di Uwentumbu bukan sampai jenjang SD, tetapi tetap lanjut hingga SMP.

“Semua itu sudah menjadi perkiraan kami, bahkan lalu itu kita sampai buat di Uwentumbu pekan budaya, tetapi setelah itu kita terkena musibah. Sehingga prioritas beralih, alokasi yang kita sudah rencana kita alihkan kembali ke sektor-sektor yang lebih urgen,” katanya.

Kata Ansyar, terkait dana BOS ini tergantung jumlah peserta didik, sehingga jika siswanya sedikit maka kebutuhannya juga pasti kecil, sekarang bagaimana dana BOS itu kepala sekolah harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada. Bahkan beberapa guru-guru honorer di SD tersebut diberikan tunjangan khusus.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas