Home Nasional

Hanya Tombolotutu Diusul Jadi Pahlawan Nasional

Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan setelah melalui berbagai proses, Sulawesi Tengah hanya bisa mengusulkan satu nama calon Pahlawan Nasional tahun ini.

“Insyaallah, tahun ini Sulawesi Tengah melahirkan satu Pahlawan Nasional,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Rabu, 16 Juni 2021.

Dia menjelaskan hanya Tombolotutu yang bisa diusul karena dokumen yang dipersyaratkan telah lengkap. Dokumen dimaksud telah berada di meja Menteri Sosial RI untuk selanjutnya diproses tahap penetapan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Kepastian pemberian gelar Pahlawan Nasional akan keluar satu sampai dua bulan kedepan. Proses pengusulan disebut mendapat dukungan penuh dari legislator Provinsi Sulawesi Tengah.

Jika berjalan sesuai yang diharapkan, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional akan keluar pada Hari Pahlawan pada 10 November mendatang. Diketahui, selain Marunduh, tokoh lainnya yang sempat dimasukkan calon Pahlawan Nasional yaitu Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau lebih dikenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, Haji Hayun, dan Pue Lasadindi yang juga dikenal sebagai Mangge Rante.

“Hanya Tombolotutu yang berpeluang dalam tahun ini. Insyaallah kami punya kesempatan satu usulan setiap tahun,” tandas Ridwan.

Sebelumnya, Ridwan mengungkapkan proses untuk penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2021 dari Sulteng masih berjalan. Diharapkannya minimal satu tokoh bisa dianugerahi Pahlawan Nasional dalam tahun ini.

“Kita harap biar cuma satu, terserah siapa, yang penting ada Pahlawan Nasional dari Sulawesi Tengah,” ungkap Ridwan, Jumat, 23 April 2021.

Dia berharap pengusulan nanti membuahkan hasil sebagaimana sebab sampai saat ini Sulteng menjadi salah satu dari tiga provinsi lainnya yang belum memiliki tokoh menjadi Pahlawan Nasional.

“Sisa tiga provinsi yang belum ada tokoh Pahlawan Nasional yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah,” pungkas Ridwan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas