Home Politik

Besok, Rusdy-Ma’mun Dilantik di Istana

Rusdy Mastura - Ma'mun Amir. (Foto: Ist)
  • Undangan Dibatasi, Hanya 4 Menteri, Ketua DPRD dan Sekdaprov

Palu, Metrosulawesi.id – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng terpilih, pasangan Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir dilakukan di Istana Negara pada Rabu 16 Juni 2021.

Hal itu diperoleh berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sulteng yang digelar, Senin 14 Juni 2021.

Kabag Materi dan Komunikasi Pimpinan, Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulteng, Adiman SH MSi, dalam siaran persnya yang diterima Metro Sulawesi, menyebutkan, Rakor tersebut dipimpin Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono. Diikuti Protokol Istana, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Ditjen Otda dan Pemda Provinsi Sulteng, antara lain: Sekda Provinsi Sulteng, Mulyono, SE,Ak, MM , dan Plh Karo Adm Pimpinan, Edy Lesnusa, S,Sos.

Rakor tersebut menyimpulkan acara pelantikan dilakukan sekitar pukul 14.55 WIB dengan rangkaian acara bertempat di Istana Merdekan dan Istana Negara.

Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir, yang akan dilantik diharapkan hadir pukul 13.30 WIB di Wisma Negara karena akan melaksanakan gladi.

H. RUSDY MASTURAMA’MUN AMIR
Lahir di Palu, 8 Februari 1950Lahir di Luwuk 1 November 1952
Riwayat Pekerjaan:Riwayat Pekerjaan:
– Anggota DPRD Sulteng (1997—1999)
– Ketua DPRD Kota Palu (1999—2004)
– Ketua DPRD Kota Palu (2004—2005)
– Wali Kota Palu (2005—2010)
– Wali Kota Palu (2010—2015)
– Wakil Bupati Banggai 2001-2005
– Bupati Banggai 2005-2006
– Bupati Banggai 2006-2011
– Anggota DPD RI/MPR RI 2014-2019
Riwayat Organisasi:Riwayat Organisasi:
– Ketua Pemuda Pancasila Sulteng (1990-1997)
– Ketua Pemuda Pancasila Sulteng (2001-2007)
– Wakil Ketua Golkar Kota Palu (1999-2004)
– Ketua Golkar Kota Palu (2004-2009)
– Ketua Golkar Donggala (2017-2018)
– Ketua Dewan Pertimbangan Nasdem Sulteng.
– Kwartir Nasional Pramuka Banggai (2002-2004)
– Kwartir Nasional Pramuka Banggai (2004-2008)
– Kwartir Gerakan Pramuka Banggai (2008-2011).

Dikutip dari hasil rakor tersebut, pihak yang diundang dalam pelantikan tersebut dibatasi. Untuk tingkat menteri, yang diundang hanya empat menteri. Yakni: Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet (pejabat setingkat menteri).

Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi Sulteng yang diundang dalam pelantikan itu hanyalah Ketua DPRD Sulteng dan Sekdaprov. Demikian pula untuk keluarga masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur, yang diundang hanya istri atau pendamping dan dua anak.

Adapun rencana susunan acaranya, untuk di Istana Merdeka dilakukan penyerahan petikan surat keputusan presiden. Setelah itu dilanjutkan dengan kirab dari Istana Merdeka ke Instana Negara.

Di Istana Negara inilah acara puncaknya. Diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian berturut-turut, pembacaan Keputusan Presiden, pengucapan sumpah jabatan oleh Presiden, dan kembali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden dan Wakil Presiden dan foto bersama.

Dalam beberapa kesempatan baik Gubernur H Longki Djanggola maupun wakilnya, Rusli Dg Palabbi menyatakan pamit dan sama-sama mengharapkan agar semua pihak mendukung kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur yang baru.

Longki juga meminta maaf apabila dalam menjalankan amanah kepemimpinannya selama dua periode atau 10 tahun masih terdapat kekurangan yang menimbulkan kekeliruan dan ketidaknyamanan saat berkoordinasi dan berkomunikasi.

Reporter: Udin Salim

Maksimalkan Potensi untuk Donkrak PAD

Sekretaris Komisi I DPRD Sulteng, Ronald Gulla. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Komisi I DPRD Sulawesi Tengah, Ronald Gulla, menyampaikan selamat kepada dan mendoakan Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir sukses mengemban amanat rakyat Sulawesi Tengah. Di pundak pak gubernur harapan rakyat dititipkan.

“Naikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi meningkatkan kemampuan keuangan daerah dengan berbagai potensi yang bisa dimaksimalkan,” pinta anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Tengah itu, Senin 14 Juni 2021.

Ronald juga memberikan catatan agar gubernur dan wakil gubernur kedepan, mengembangkan ekonomi rekyat kecil (ekonomi mikro) di tengah himpitan pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur yang adil dan merata.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan agar pemerintah kedepan mampu memaksimalkan minat investor di seluruh sektor, supaya menyerap tenaga kerja dan peningkatan ekonomi.

“Serta penuhi menyusun strategi kebijakan atas visi misi yang telah disampaikan kepada masyarakat agar terealisasi secepatnya. Menjaga keamanan, ketertiban serta kesehatan masyarakat di tengah pandemi,” tuturnya.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas