Home Internasional

Warga Parigi Kirim Donasi Rp28 Juta ke Palestina

Sekretaris Bidang Dakwah Pemuda Muhammadiyah Parigi Tengah, Muhammad Fakhrur Razy, menyerahkan hasil penggalangan senilai Rp28 juta dari warga Parimo, untuk Palestina. Hasil donasi, diterima Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Abd Hanif ibn Djaiz, di kantor Muhamamadiyah Sulteng, Jumat, 11 Juni 2021. (Foto: Istimewa)
  • Diinisiasi Angkatan Muda Muhammadiyah

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam waktu dua hari, masyarakat Parigi berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp28 juta untuk dikirimkan ke warga Gaza, Palestina. Hasil donasi warga Parigi, diserahkan ke Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulteng, untuk selanjutnya diserahkan ke LazisMu, untuk dikirim ke Palestina, Jumat (11 Juni 2021).

Donasi warga Parigi tersebut, diserahkan Sekretaris Bidang Dakwah Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Parigi Tengah, Muhammad Fakhrur Razy S.Sos, dan diterima Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Abd Hanif ibn Djaiz, di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng. Penyerahan donasi, disaksikan perwakilan Kokam dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulteng.

Menurut Fakhrur, pengumpulan donasi untuk Palestina di Parigi, dirasakan sangat special. Selain tingginya antusias warga Parigi, dalam memberikan simpati dan empatinya kepada warga di Jalur Gaza, juga dalam proses penggalangan, ikut terlibat pihak Madrasah Aliyah Alkhairaat Parigi Tengah.

“Kami bergerak bersama. Tidak ada sekat, karena memang kami merasa tidak ada perbedaan. Kalau ada yang berbeda, hanya masalah lambang organisasi. Tapi isinya, kami Islam yang satu, bersaudara dan satu sikap jika menyangkut akidah dan kemanusiaan,” tegas Fakhrur.

Selain Madrasah Aliyah Alkhairaat, juga terlibat beberapa elemen organisasi lainnya. Termasuk aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah Parigi. Donasi senilai Rp28 juta, berhasil dikumpulkan dalam waktu dua hari penggalangan. Yang lebih menarik lagi, proses penggalangan yang dilakukan, ternyata dengan cara melakukan long march atau berjalan kaki hingga puluhan kilometer.

“Penggalangan pertama, kami jalan dari Petapa sampai Toboli, yang jaraknya sekitar 10 km. Kemudian penggalangan kedua, kami kembali long march dari Tolai sampai Dolago. Namun untuk rute ini, kami selang-seling naik kendaraan, kalau ketemu daerah yang tidak ada pemukimannya,” kata Fakhrur.

Donasi yang terkumpul, bukan hanya dari warga Muslim saja. Tidak sedikit warga non muslim ikut memberikan donasinya. Mereka mengaku ikhlas, karena terpanggil untuk membantu atas nama kemanusiaan.

“Alhamdulillah. Kami di Palu terharu mendengar semua penuturan teman-teman Parigi. Kami berharap, semangat persaudaraan, semangat dakwah dan kemanusiaan ini tetap terjaga selalu. Insya Allah, amanat teman-teman ini, akan kami teruskan dan akan terus kami kawal, sampai kami pastikan, bahwa hasil donasi itu, benar-benar tersalurkan kepada saudara kita di Palestina,” jelas Abd Hanif.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas