Home Hukum & Kriminal

Pengejaran Tiga Pelaku Pencurian di 18 TKP Berakhir

EKSPOS - Polres Morowali saat menggelar ekspos perkara kasus pencurian yang pelakunya sempat buron. (Foto: Istimewa)
  • Polisi Juga Ikut Mengamankan Dua Penadah

Morowali, Metrosulawesi.id – Kepolisian Resort (Polres) Morowali Sulawesi Tengah merilis hasil pengungkapan Sat Reskrim Polres Morowali dan jajaran Polsek yakni kasus tindak Pidana pencurian. Kasusnya, akan tetap masuk ke persidangan.

Adapun beberapa pelaku yang tertangkap, sudah dalam penahanan Polres dan menjalani proses pemeriksaan. Sama halnya dengan barang bukti (Babuk) curian, telah ikut disita dan diamankan.

Kabag Ops Polres Morowali, Kompol Nasrudin menjelaskan, bahwa ada 18 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kasus ini yang disasar kantor pemerintahan dan rumah ibadah, masjid dan gereja diwilayah Kabupaten Morowali.

“Pelaku beraksi dari Kecamatan Bahodopi hingga Kecamatan Witaponda,” ujar Nasrudin saat konfrensi pers di Mako Polres Morowali, Kamis 10 Juni 2021.

Dikatakannya, pelaku yang sudah ditangkap lima orang, dua diantaranya berprofesi sebagai penada. Pelaku mengaku hasil penjualan Babuk digunakan untuk membeli Narkoba.

“Tiga orang jadi buronan dan kami akan tetap mencarinya. Pelaku mengakui, bahwa uang hasil penjualan Babuk dipakai membeli Narkoba,” ujarnya.

Diuraikannya, berdasarkan anatomy crime maka jajaran Polres Morowali akan terus melaksanakan patroli di lokasi rawan terjadinya tindak Pidana pencurian.

Kasat Reskrim Polres Morowali, Iptu Anang Mustaqim menjelaskan 2 (dua) orang tersangka kasus pencurian dan pemberatan yakni inisial AE dan AA. Pelaku telah melakukan pencurian di 18 TKP dalam wilayah Kabupaten Morowali.

“Babuk generator dan sound system TKP nya di kantor Kecamatan Bungku Barat. Komputer dan printer TKP nya di kantor Kementerian agama Kabupaten Morowali. Mixer dan sound system di Masjid Desa Bahoruru dan Keyboard TKP nya di Gereja Bungku,” urainya.

“Pasal yang disangkakan. Pelaku pencurian Pasal 363 ayat 1. Penadah 2 orang, disangkakan dengan Pasal 480,” sebutnya.

Diuraikannya, 15 Laptop yang mereka curi di beberapa TKP, di wilayah Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morut. Inisial B spesialis pencurian di kompleks perusahaan dab pengungkapan dilakukan oleh Polsek Bungku Tengah. Babuk, 2 unit Handphone dan dongkrak.

“Kalau untuk target bisa menangkap tiga orang buronan itu. Saya nyatakan disini, waktunya 1 bulan,” sebut Anang Mustaqim menjawab pertanyaan wartawan.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas