PERTEMUAN - Rombongan BKD Provinsi Sulteng dipimpin Sekretaris Neng Elly saat pertemuan dengan jajaran BKD Jabar terkait implementasi manajemen talenta, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka implementasi manajemen talenta, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kujungan benchmarking di BKD Provinsi Jawa Barat (Jabar), baru-baru ini.

Sekretaris BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Neng  Elly, memimpin rombongan didampingi Kepala UPT Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Rachman Yape. Rombongan diterima Kasub Kepegawaian, Umum dan Kehumasan BKD Jabar Rully Raslina Novianti, Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Anita Ratnaningsih Supriyo, dan jajaran.

Neng  Elly mengungkapkan tujuan dari kunjungan untuk melakukan sharing dan learning (berbagi dan belajar) terkait implementasi manajamen talenta yang sudah berjalan baik di Pemerintah Daerah Provinsi Jabar yang telah dijadikan  pilot project  oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam penerapan manajemen talenta nasional serta mendapatkan hasil penilaian sistem merit tahun 2020 oleh Komisi Aparatur Sipil Negara dengan kategori sangat baik.

Anita Ratnaningsih menjelaskan sejak tahun 2018, BKD Jabar telah mengembangkan sistem informasi kepegawaian terintegrasi salah satunya dengan membangun aplikasi Sim Jawara (Sistem Informasi Manajemen Talenta Jawa Barat Juara).

“Dengan cara sistem merit, kita buka dengan sistem aplikasi yang transparan. Satu hal yang menjadi faktor utama keberhasilan kami yakni komitmen pimpinan dan sinergi antar organisasi perangkat daerah untuk mewujudkan system meritokrasi yang menjadi amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,” ucap Anita.

Dia menambahkan aplikasi Sim Jawara merupakan sistem untuk menilai ASN dari sisi kinerja dan potensi yang terpetakan dalam nine box kompetensi yang disebut kotak manajemen talenta. Dengan SIM Jawara, proses penempatan, rotasi, mutasi, dan promosi seorang ASN lebih transparan.

Sementara Rachman Yape mengharapkan adanya kerja sama dalam bentuk MoU antara Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Pemerintah Daerah Jawa Barat dalam hal implementasi manajemen talenta ASN.

“Semoga sambutan yang hangat ini menjadi gerbang pembuka sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka mewujudkan sistem meritokrasi ASN yang diharapkan bersama,” ujar Rachman.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas