Home Donggala

Proyek 3M Belum Mulai, Internal MAN 2 Konflik?

Bahtiar. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Jika sebelumnya proses tender MAN 2 Desa Surumana disoroti karena perusahaan yang memenangkan tender tidak terdaftar di LPJK, kini persoalan itu merembet ke internal sekolah MAN 2.

Saat wartawan mendatangi MAN 2 Desa Surumana yang berbatasan dengan Provinsi Sulbar ini, pihak sekolah melalui kepala Tata usahanya Kamarudin membenarkan akan adanya proyek SBSN dari Kemenag dan pembangunan RKB di sekolahnya. Hanya saja dirinya tidak dilibatkan di persoalan proyek itu, padahal menurutnya lagi ia adalah salah satu mantan tim Pokja.

“Maaf pak, kepsek (kepala sekolah) ada ke Jakarta. Sebenarnya saya tidak mau memberikan komentar. Saya juga tahu persoalan tender dari media pak,” kata Kamarudin, Kamis 10 Juni 2021.

“Kalau masalah proyek, komiu (wartawan) tanya di ruangan sebelah saja. Ada pak Budi. Saya tidak tahu. Saya tidak dilibatkan di persoalan ini, walaupun saya dulunya tim Pokja,” bebernya lagi.

Operator sekolah MAN 2, Budi yang ditemui mengatakan, memang pernah ada tim yang datang melihat lokasi untuk dilakukan pembangunan RKB dananya sekitar Rp3 miliar.

“Saya tidak tahu pak secara teknisnya. Tanya langsung ke KPA (kuasa pengguna anggaran) pak Djayat Ahmad yang juga kepala sekolah MAN 2,” singkatnya.

Budi juga menambahkan sejak proyek ini turun keharmonisan internal sekolah sudah tidak membaik.

Terpisah Ketua Komite MAN 2 Surumana, Bahtiar, juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya mega proyek dari Kemenag itu membuat kekisruhan di internal sekolah.

“Sudah sejak bulan puasa kemarin persoalan ini memang mau saya bicarakan ke pihak sekolah. Cuma karena waktu saya terbatas saya belum sempat, nanti saya undang komiu (wartawan) pertemuan internal sekolah, memang benar adanya, gara-gara proyek 3M internal sekolah MAN 2 terpecah-pecah,” sebut anggota DPRD fraksi Golkar ini.

Sementara itu kepala sekolah MAN 2 Surumana Djait Ahmad yang dikonfirmasi via telepon di 0813-4101-XXXX tidak mau memberikan penjelasan ke wartawan.

“Saya lagi sibuk, nanti saya pulang saja, saya sibuk ini,” tutupnya dengan nada tinggi.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas