Home Parigi Moutong

BPBD Parimo Punya Aplikasi SiBimo

Moh. Rivai. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Parigi Moutong kini memiliki aplikasi sistem informasi kebencanaan daerah Kabupaten Parigi Moutong disingkat ‘SiBimo’.

“SiBimo ini merupakan aplikasi tangguh bencana, yang berkonsep menyatukan data bencana dari seluruh stakeholder di Parigi Moutong,” kata Sekretaris BPBD Parimo, Moh. Rivai usai menyampaikan materi sosialisasi di kantornya, Rabu sore 9 Juni 2021.

Aplikasi SiBimo dapat menyebarluaskan informasi terkait mitigasi bencana pada saat darurat bencana maupun setelahnya. SiBimo dapat menampung data dari stakeholder yang berkecimpung dalam organisasi kebencanaan. Seperti: Tagana, PMI, TNI, Polri, dan Pramuka.

Organisasi kebencanaan tersebut dapat melakukan pendataan saat terjadi bencana, dan memasukkannya ke dalam aplikasi tersebut. Data bencana yang diperlukan, misalnya terkait dengan kerusakan, korban dan lainnya.

Data yang diperoleh dari organisasi kebencanaan itu akan divalidasi sebelum dipublikasikan. Tujuannya untuk melahirkan data yang akurat dan cepat.

“Untuk itu, kami harapkan organisasi kebencanaan ini, jangan membagikan informasinya ke khalayak ramai dulu. Tetapi masukkan dulu ke aplikasi SiBimo,” ujarnya.

Rivai mengatakan, mengenai data kebencanaan merupakan tugas dan tanggungjawab BPBD untuk mengeluarkan atau merilisnya, agar tidak terjadi lagi informasi yang simpang siur.

Selain organisasi kebencanaan, pihaknya juga akan melibatkan pemerintah kecamatan. Mereka diharapkan bisa mengimput data ke aplikasi SiBimo.

Tidak hanya data bencana, aplikasi SiBimo juga bisa mengimput data pekerjaan pascabencana.

“Sehingga, masyarakat jadi lebih mudah mengetahui berbagai informasi tentang penanganan pascabencana, dan mengetahui siapa yang menanganinya,” katanya.

Aplikasi SiBimo juga bisa membantu pemerintah desa, untuk menangani persoalan abrasi pantai yang dapat dianggarkan oleh BPBD.

“Aplikasi SiBimo akan di-lauching bulan depan berbasis website, dan kedepan akan dikembangkan berbasis android, serta aplikasinya dapat diunduh di play store,” tutupnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas