Home Donggala

Berkuda, Disambut Karpet Merah Kasman Serahkan Aset ke Pemkot

ILUSTRASI - Kasman Lassa. (Grafis: Metrosulawesi/ Mohammad Rahmad)

Palu, Metrosulawesi.id – Dengan menunggang kuda, Bupati Donggala, Kasman Lassa SH MH dan wakilnya Moh Yasin dan rombongan disambut dengan karpet merah oleh Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid SE dan Wakilnya, dr Reny Lamadjido di kantor Wali Kota Palu, Selasa 8 Juni 2021.

Kedatangan Kasman didampingi istrinya Indotang, serta rombongan itu dalam rangka penyerahan hibah sejumlah aset Pemda Donggala di Kota Palu ke Pemkot Palu.

Acara penyerahan aset Kabupaten Donggala ke Pemerintah Kota Palu yang dipantau langsung oleh KPK ini dilakukan melalui live streaming. Turut hadir mendampingi Wali Kota Hadianto yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu Diah Puspita A.Md.

Adapun daftar daftar tanah dan bangunan yang dihibahkan Pemkab Donggala ke Pemkot Palu yang diserahkan langsung oleh Bupati Kasman terdiri dari tanah dan bangunan eks Kantor Perikanan di Jalan Ahmad Dahlan, tanah dan bangunan eks Kantor Dinas Perindustrian di Jalan Bantilan, tanah dan bangunan eks Kantor Penerangan di Jalan Bantilan, tanah dan bangunan eks Kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan di Jalan Balai Kota.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid atas nama masyarakat Kota Palu menyampaikan terimakasih yang setinggi tingginya kepada Bupati Donggala serta rombongan.

“Semoga hibah bantuan dan perhatian yang diberikan pada Kota Palu dapat termanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Wali Kota Hadi dalam sambutannya.

Wali Kota Hadi mengatakan Bupati Donggala yang juga warga Kota Palu dapat terus bekerjasama untuk menjadikan kota Palu sebagai tempat tinggal yang nyaman, aman dalam ridha illahi.

ASET DONGGALA YANG DISERAHKAN KE PALU
Kantor PP dan KB di Jl Balai Kota
Kantor KPU Kota Palu di Jalan Balai Kota
Kantor DPRD Kota Palu Jl Moh Hatta
Kantor Dinas Koperasi UMKM Jl Bantilan
Kantor Dinas Sosial di Jln Bantilan.

“Dan kami berdoa semoga Bupati Donggala dan keluarga beserta rombongan akan senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT amin amin,” kata Hadianto.

Sementara itu, Bupati Kasman mengapresiasi Wali Kota Palu dan wakilnya, Sekda Kota Palu H Asri SH bersama seluruh kepala OPD dan unsur Forkopimda yang telah memberikan penyambutan yang sangat berkesan.

Pada kunjungan ini Bupati Kasman menceritakan sekilas pengalamannya saat menjadi ASN lingkup Pemkot Palu dan Pemprov Sulteng hingga bisa menduduki orang nomor satu di Pemkab Donggala selama dua periode.

“Komitmen Pemkab Donggala untuk menyerahkan hibah aset kepada Pemkot Palu adalah bukti keseriusan dalam membangun Kota Palu yang kita cintai bersama ini,” ungkap Bupati Kasman.

Apalagi kata Kasman, Wali Kota dan Wakilnya bersama Sekkot Palu dan para kepala OPD lainnya intens bertemu membicarakan aset Pemkab Donggala yang ada di wilayah Kota Palu.

“Hari ini Selasa, 8 Juni 2021 saya penuhi janji saya, apa yang Pak Wali Kota Palu minta saya penuhi,” kata Kasman.

Di saat bersamaan, Wali Kota Palu juga menyerahkan hibah dari Pemkot Palu kepada Polres Palu yang diterima langsung Kapolres Palu AKBP Riza Faisal S.IK berupa tanah di Kelurahan Mamboro dengan luas 8.000 meter persegi dan tanah di Kelurahan Nunu dengan luas 9.424 meter persegi.

Reporter: Yusuf Bj
Editor: Udin Salim

Moh Taufik: DPRD Kena Prank

Moh Taufik. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Donggala Moh Taufik mengecam penyerahan aset yang dilakukan Bupati Donggala ke Pemkot Palu, Selasa 8 Juni 2021. Menurutnya sesama penyelenggara pemerintah harus saling menghargai dan memiliki etika.

“Surat yang diterima DPRD dari bupati dengan nomor 32/bag. prokopim/2021 isinya undangan kunjungan kerja ke kantor Wali Kota. Tapi nyatanya di sana langsung menyerahkan aset. Kita DPRD kena prank. Dikerjain lagi. Ada apa ini? Apa maksudnya? Harus beretika lah, kita sama-sama penyelenggara pemerintah,” kata Taufik di kantornya, Selasa 8 Juni 2021.

“Saya juga sesalkan, jika ada anggota DPRD yang menghadiri acara penyerahan aset pemda di kantor Wali Kota Palu,” sebutnya lagi.

Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan terkait penyerahan aset Pemda Donggala ke Pemkot Palu, lembaga DPRD seperti “dilecehkan” dan tidak dianggap dalam proses penyerahan aset milik pemda.

Olehnya kata Upik sapaan akrabnya, Fraksi Nasdem akan melakukan pengkajian terhadap proses penyerahan aset tersebut. Jika nantinya hasil kajian menemukan ada pelanggaran tentunya Fraksi Nasdem akan berteriak keras.

“Maksud saya sebagai penyelenggara pemerintah harus saling hormati. Jangan melakukan hal-hal yang tidak beretika, bahwa kami DPRD merasa kena prank. Ditipu,” katanya.

Selain itu politisi asal Wani ini juga menyesalkan sikap Kepala Inspektur Donggala, DB Lubis, yang melakukan live di media sosial mengatakan akan ada 42 aset pemda di Kota Palu, dan baru empat aset yang akan diberi ke Pemkot.

“Apa kapasitas DB Lubis berbicara seperti itu, sekda dia kah? Jadi jangan memperkeruh suasana,” tutupnya.

Untuk diketahui empat aset pemda yang diberikan ke Pemkot Palu adalah adalah Gedung Kantor Pengendalian Penduduk dan KB di Jl Balai Kota, samping KPU Kota Palu, Lahan Gedung DPRD Kota Palu Jl Moh Hatta palu selatan, Gedung Dinas Koperasi UMKM jl Bantilan kota palu, dan Gedung Dinas Sosial di Jln Bantilan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas