Home Donggala

Kejari Donggala Siap Usut TTG

Erwin Ari Nur Wahyudian. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Donggala Moh Ginanjar menegaskan siap menangani kasus teknologi tepat guna (TTG).

“Kasus TTG ini, kami juga harus koordinasi dengan APH (aparat penegak hukum) lainnya, ya tujuannya jangan sampai satu perkara ditangani dua APH, itu tidak boleh,” kata Moh Ginanjar didampingi Kasi Intel Erwin Ari Nur Wahyudian ditemui di ruang kerjanya, Jumat 4 Juni 2021.

Kasi Intel Kejari Donggala Erwin Ari Nur Wahyudian menambahkan jika nantinya perkara TTG ini ditangani Kejari Donggala, ia berharap dukungan dari semua pihak menuntaskan persoalan ini termasuk DPRD Donggala.

“Jangan cuma APH (aparat penegak hukum) yang ungkap kasus TTG, bantuan pihak terkait juga diperlukan utamanya yang dirugikan di program TTG, termasuk lembaga DPRD yang mengungkap program TTG, ya minimal DPRD menunjukan bukti ke kami atau siapa yang bisa memberikan keterangan,misalnya Si A atau B,” sebut erwin.

Sampai saat ini pihaknya juga belum menerima laporan pansus TTG termasuk rekomendasi.

Dikabarkan sebelumnya pansus TTG telah melaporkan hasil kerjanya di hadapan paripurna Senin lalu. Dari penyampaian laporan itu, ditemukan kerugian negara sebesar Rp4 miliar.

“Dari 158 desa hanya 98 desa yang ikut program TTG dengan nilai kontrak 50 juta bahkan ada yang mencapai 100 juta lebih. Jika kemudian 98 desa dikalikan 50 juta perdesa uang yang dikumpulkan sebanyak 4 miliar lebih,” sebutnya.

“Maka pansus berkesimpulan dalam pengadaan TTG terjadi dugaan kerugian negara mencapai 4 M lebih, kemudian penganggaran TTG tahun 2020 tidak berpedoman pada Permendagri No 20 Tahun 2018 dan Peraturan LKPP No 12 tahun 2019, program TTG dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif dari inspektorat sampai ke camat kepala desa agar supaya kepala desa menganggarkan program TTG. Terjadinya monopoli satu perusahaan di program TTG yakni CV Mardiana, dan pansus menduga dalam program TTG berpotensi praktek KKN,” papar Sekretaris Pansus TTG, Nurjanah.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas