Home Olahraga

Tauhid Lawira Ramaikan Bursa Calon Ketua KONI Sulteng

Tauhid Lawira. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulteng yang rencananya akan digelar 25-26 Juni 2021 menarik banyak calon kandidat dari beragam profesi untuk bertarung dalam bursa calon Ketua KONI Sulteng. Salah satunya Tauhid Lawira, Pimpinan Umum Metro Sulawesi.

Beberapa waktu lalu dirinya memutuskan untuk mengambil formulir di Sekretariat Pendaftaran dan Penjaringan  Bakal Calon Ketua KONI Sulteng, Jalan KH Ahmad Dahlan.

“Kemajuan olahraga di Sulawesi Tengah adalah tanggung jawab kita bersama, seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Inilah alasan saya untuk terlibat dalam bursa calon Ketua KONI Sulteng,” ungkap Tauhid melalui ponselnya, Ahad, 7 Juni 2021.

Kata dia, sudah saatnya sektor olahraga di Sulawesi Tengah bergerak maju. “Syarat minimal akan saya usahakan penuhi. Pendekatan maupun konsolidasi dengan pengurus cabor (cabang olahraga) terus saya lakukan,” ungkapnya. 

Menurutnya, tiga faktor yang akan memajukan olahraga di Sulawesi Tengah, yakni pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) keolahragaan, meningkatkan pembinaan dan  kesejahteraan atlet, serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

“Menjadi rahasia umum banyak atlet kita yang berprestasi lebih memilih jadi pemain kontrak di provinsi lain. Ini harus jadi bahan evaluasi bersama. Sepakbola yang dulu sempat menjadi kebanggaan Sulawesi Tengah, kini pun seakan mati suri, stadion sepakbolanya pun tidak terurus,” ungkapnya.

“Sudah saatnya KONI Sulawesi Tengah dipimpin oleh orang muda yang mempunyai visi jelas dalam membangun olahraga. Jika SDM keolahragaan kita bagus insyaallah menelorkan atlet yang berprestasi, dan atlet yang berprestasi ini juga harus merasa terjamin kesejahteraan dan kenyamanannya, serta ditunjang dengan sarana prasarana olahraga yang baik. Tiga hal ini jika berjalan beriringan, insyaallah sektor olahraga bisa membawa nama baik Sulawesi Tengah di tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Menurutnya, sektor olahraga bisa menjadi pemicu kebangkitan Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, Sigi, dan Donggala pascabencana 2018.

“Meski masih dalam situasi pandemi, beberapa event olahraga akan digelar pada tahun ini, PON Papua misalnya, yang rencananya akan digelar Oktober 2021 dengan prokes yang ketat. Apakah Sulawesi Tengah sudah menyiapkan dengan baik atletnya untuk mengikuti ajang ini? Cabor apa yang dipersiapkan untuk menjadi andalan meraup medali di ajang itu. Ini akan bisa terbangun bagus jika semua pihak yang berkepentingan di bidang olahraga punya visi yang sama, yaitu mewjudkan olahraga berkemajuan di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas