Home Palu

RSU Anutapura Palu Kini Punya Ruang TB-RO

RAPAT - Plt Direktur RSU Anutapura Palu, drg Herry Mulyadi, saat rapat persiapan peresmian ruangan TB-RO dan poli klinik rawat jalan, di ruang rapat RSU Anutapura, Jumat, 4 Juni 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu saat ini telah memiliki ruangan Tuberkolusis Resisten Obat (TB-RO) atau TB kebal obat-obatan biasa dan poliklinik rawat jalan.

“Alhamdulillah RSU Anutapura mendapatkan bantuan dari pusat yakni ruang TB RO dan poliklinik rawat jalan. Pembangunan klinik ini dimaksud untuk mengobati para pasien TB kebal obat yang memerlukan perawatan di tempat khusus, karena selama ini pasien TB resisten obat yang datang untuk berobat ke RSAP kami di rujuk ke Undata,” jelas Herry, Plt Direktur RSU Anutapura Palu, melalui ponselnya, Jumat, 4 Juni 2021.

Menurutnya, TB MDR atau multidrug-resistant tuberculosis adalah jenis tuberkulosis yang kebal terhadap dua obat antituberkulosis paling kuat, yaitu isoniazid dan rifampisin.

“Pada 2018, Kementerian Kesehatan RI dan WHO memperkirakan terdapat sekitar 23.000 penderita TB MDR di Indonesia. Penularan tuberkulosis antar manusia dan penanganan yang tidak tepat bisa memicu bakteri penyebab tuberkulosis untuk mengembangkan daya tahannya terhadap obat antituberkulosis yang diberikan,” kata Herry.

Herry mengatakan, rencananya pembukaan pelayanan TB MDR di poli rawat jalan RS Anutapura pada awal Juni 2021 dilakukan langsung oleh Wali Kota Palu, yang akan didampingi Direktur RSAP, serta para pejabat struktural rumah sakit, dan penanggungjawab Poli TB-RO.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Palu dan Provinsi Sulteng soal legalisasi tim yang sudah terbentuk,” ujarnya.

Kata Herry, Dalam Surat Keputusan (SK) TAK tim atau ahli klinik, dokter yang menangani pasien penderita TB-RO yakni dr Sarifudin, sebagai ahli paru dan juga sebagai Ketua Tim Ahli Klinik.

“Pembangunan klinik ini tujuannya untuk mengobati para pasien TB Resisten Obat atau pasien TB kebal obat yang memerlukan perawatan khusus dan tempatnya pun khusus. Karena selama ini pasien TB Resisten Obat yang datang untuk berobat ke RSAP selalu dirujuk ke RS Undata, sehingga diharapkan dengan adanya klinik TB MDR di RS Anutapura Palu masyarakat lebih mudah, termasuk jika ada rujukan dari Puskesmas,” katanya.

Herry berharap, dengan adanya ruangan baru ini dapat membantu masyarakat yang menderita TB-RO untuk tertangani langsung, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas