Home Ekonomi

Pelaku Usaha Skala Kecil Diajak Ekspor

Richard Arnaldo. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo Djanggola mengajak seluruh pelaku usaha skala kecil di Sulteng untuk berani melakukan inisiatif ekspor baik skala kecil maupun besar.

Hal itu didasari dengan kemudahan yang diberikan dalam hal fasilitas yang diberikan pemerintah. Belum lagi, Richard mengklaim, biaya ongkios kirim (ongkir) antar negara jauh lebih murah, dibanding biaya ongkir antar daerah di Indonesia.

“Sekarang itu lebih mudah, ayo kita berani melakukan eksplorasi dari ekspor hasil kita. Apapun itu. Kita juga siap melakukan pendampingan, tolong jangan ragu koordinasi dengan kami atau Disperindag di daerah untuk kemudian mereka meneruskan ke kami,” katanya belum lama ini.

“Sekarang ini biaya ekspor antar negara hanya Rp35.000 per kilogram (kg), sedangkan kalau kita bandingkan dari Sulteng ke Jakarta, itu Rp60 per kg. Jadi masih lebih murah,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Richard membeberkan nilai ekspor Sulteng di 2019. Nilai ekspor Sulteng 2018 sebesar 3.633 juta US Dolar meningkat pada 2019 menjadi 4.774 juta US Dolar dan terjadi peningkatan sekitar 110 persen. Selain itu, di antara provinsi di Indonesia yang meningkat nilai ekspornya di atas 100 persen hanya dua provinsi, yakni Sulteng dan Maluku Utara.

“Sampai 2019, nilai ekspor Sulteng sudah signifikan di atas target yang ditetapkan. Sulteng berada di posisi ketiga setelah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara, data Januari sampai Mei 2020, kata dia, terjadi peningkatan nilai ekspor dari tahun sebelumnya sebanyak 30 persen. Artinya, dampak pandemi Covid-19 di Sulteng bisa dikatakan untuk pertumbuhan ekspor itu tidak terlalu berpengaruh secara serius.

“Meski sudah signifikan namun perlu ditingkatkan lagi. Dengan data tersebut, saya berharap para IKM dan pelaku usaha bisa terpicu dan mudah-mudahan bisa menjadi bahan bagi para calon eksportir, kita harus menghasilkan produk-produk yang bisa diterima oleh masyarakat secara luas, nasional maupun internasional karena ada banyak potensi untuk ekspor di Sulteng,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas