Home Hukum & Kriminal

Polisi Menduga Mayat Bayi Dalam Tas Ransel Hasil Hubungan Gelap

BAYI MALANG - Polisi dan warga melihat mayat bayi yang ditemukan dalam sebuah tas ransel. (Foto: Dok Polsek Palu Utara)

Palu, Metrosulawesi.id – Warga seputaran Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, yang tinggal di pesisir pantai, digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan, di dalam sebuah tas ransel.

Kapolsek Palu Utara, IPTU Rustang SH, kepada wartawan Metrosulawesi, menjelaskan, mayat bayi malang itu ditemukan pertama kali oleh Haris, Sekurity di Poltekes Mamboro, bersama dengan rekannya Safrul (29) dan Landi (26), sekitar pukul 07.00 WITA, saat ketiganya hendak pergi memancing.

Saat tiba di lokasi, saksi melihat ada sebuah tas ransel warna hitam berada di bibir pantai, dan karena penasaran saksi bersama dua rekannya mengambil dan membuka tas tersebut. Mereka terkejut melihat isi tas tersebut adalah mayat bayi yang terbungkus kain merah.

“Saksi langsung merekam apa yang ditemukanya tersebut dengan menggunakan handphone, dan melaporkannya di grup WhatsApp, yang langsung mengundang warga sekitar untuk melihat jasad bayi malang tersebut. Kemudian melaporkannya ke Bhabinkamtibmas, Polsek Palu Utara,” ucapnya.

Mendapat laporan itu, pihaknya langsung berkordinasi dengan tim Inafsis Polres Palu dan mengevakuasi mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu, ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Mayat bayi itu masih dalam keadaan melekat plasentanya, dan dugaan sementara mayat bayi tersebut tidak menutup kemungkinan merupakan hasil hubungan gelap,” ungkapnya.

“Kami akan mengusut siapa orang tua yang tega membuang anak bayinya, dan akan memberikan hukuman yang setimpal, sesusai dengan Undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas