SEPI PENUMPANG - Pandemi Covid dan adanya larangan mudik menyebabkan menurunnya angka penumpang. Tampak suasana pada H-10 Idul Fitri 2021 di Pelabuhan Laut Pantoloan Palu, Senin 3 Mei 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Selama April 2021, frekuensi pelayaran yang beroperasi di pelabuhan diusahakan tercatat 106 kali atau turun 0,93 persen dibandingkan Maret 2021 yang sebanyak 107 kali.

“Secara umum, penumpang relatif lebih memilih pelabuhan Pantoloan dan Tolitoli. Hal ini disebabkan pelabuhan kawasan Donggala lebih dominan digunakan sebagai layanan jasa angkutan barang,” ujar Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk.

Pada April 2021, kata dia, aktivitas masyarakat yang bepergian menggunakan angkutan laut melalui pelabuhan di Sulawesi Tengah yang tercatat sebanyak 1.873 penumpang datang dan 2.285 penumpang berangkat.

“Sementara itu, volume barang yang dibongkar dan dimuat melalui pelabuhan diusahakan tercatat masing-masing sebesar 158.878 ton dan 67.996 ton,” katanya.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2020, ia menuturkan frekuensi pelayaran yang beroperasi di pelabuhan diusahakan selama Januari-April 2021 mengalami peningkatan sebesar 63,83 persen.

“Namun peningkatan frekuensi pelayaran tidak berdampak terhadap jumlah penumpang pada bulan Januari-April 2021 karena jumlah penumpang berangkat dan datang justru mengalami penurunan masing-masing sebesar 34,46 persen dan 41,54 persen,” ujarnya.

“Sementara itu untuk volume barang yang dibongkar dan dimuat mengalami peningkatan masing-masing sebesar 271,77 persen dan 531,40 persen,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas