Home Ekonomi

Mei, Suku Bunga BPR 6,75 Persen

Aktivitas pelayanan di kantor Bank BPR Palu Lokadana Utama. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Terhitung sampai dengan Mei 2021, suku bunga Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menurut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar 6,75 persen.

“Berbeda dengan di bank umum yang suku bunganya hanya 4,75 persen baik perorangan maupun perusahaan,” ujar Direktur Utama Bank BPR Palu Lokadana Utama, Ali Bahadjai beberapa waktu lalu.

Menurutnya, deposito modern tersebut memiliki keunggulan yakni suku bunga lebih tinggi 2,5 persen dari bank umum. Nominal yang dijamin, kata dia, maksimal Rp2 miliar.

“Jika lebih, maka masyarakat atau perusahaan bisa membagi penempatannya di BPR lainnya, dengan cabang dan manajemen yang sama,” katanya.

Dikatakannya, jika masyarakat mempercayakan deposito kepada BPR Palu Lokadana Utama, pihaknya memberikan penawaran yang menarik meskipun dalam jumlah dana kecil.

“Yang pasti, kita selalu siap menerima penempatan deposito masyarakat. Pencairan deposito tidak dikenakan penalty dan dapat dicairkan kapan saja,” ujarnya menambahkan.

Adapun nominal yang bisa mengakses deposito moderen yakni dari Rp1 juta sampai dengan Rp2 miliar. Dengan kata lain, semua kalangan dapat menjangkau produk tersebut. Riniciannya, deposito Rp1 juta sampai dengan Rp50 juta, suku bunga 4,75 persen.

“Rp50 juta sampai dengan Rp250 juta suku bunganya 5 persen. Sedangkan diatas Rp250 juta sampai dengan Rp500 juta, suku bunga yang dikenakan Rp5,25 persen,” jelasnya.

Ia mengatakan produk tersebut merupakan produk simpanan dan berjangka bagi masyarakat perseorangan atau perusahaan dengan jangka waktu simpanan satu bulan, tiga bulan, atau enam bulan dengan bunga menarik yang

dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Sedangkan Rp2 miliar dikenakan 5,50 persen. Dengan demikian, bisa dibandingkan dengan bank umum. Masih lebih untung di BPR,” tuturnya.

Suku bunga sendiri merupakan presentase keuntungan yang akan diberikan kepada pemilik dana jika melakukan deposito sesuai dengan ketentuan besaran yang ditetapkan BPR.

“Ini untuk investasi, kami mendorong masyarakat untuk menempatkan dananya di deposito modern,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas