Home Sulteng

Diskominfo Sudah Bentuk 48 KIM

Hasyim. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Provinsi Sulteng mencatat telah terbentuk 48 KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di wilayah Sulawesi Tengah.

“Dalam catatan kami sudah terbentuk 48 KIM, paling banyak di Banggai, tepatnya Kecamatan Batui,” ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Diskomifo Provinsi Sulteng, Hasim, Ahad, 30 Mei 2021.

KIM lainnya yang telah terbentuk berada di Kabupaten Buol, Tolitoli, Donggala, dan Sigi. Diketahui, fungsi KIM sangat penting diantaranya memberdayakan masyarakat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah dan menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lain.

“Bangkep (Banggai Kepulauan) dan Balut (Banggai Laut) belum ada KIM, Palu juga belum,” ucap Hasim.

Hasim mengatakan peran KIM saat ini semakin sentral karena akan diberdayakan untuk menyukseskan program literasi digital yang telah diluncurkan Presiden Joko Widodo secara virtual dari Jakarta, baru-baru ini.

“Sebelum digerakkan, nanti akan kami didik dulu KIM untuk menjadi mentor dengan training of trainer (ToT),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Diskominfo Provinsi Sulteng tengah merekrut mahasiswa menjadi relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna menyukseskan program nasional literasi digital.

“Untuk proses pembelajaran literasi digital, kami menggunakan relawan TIK. Tujuannya kita agar literasi digital ini sampai ke masyarakat melalui mahasiswa,” ungkap Hasim, di Palu, Jumat, 28 Mei 2021.

Dia mengatakan selain relawan TIK, pihaknya juga akan mengencarkan pembentukan KIM, yang juga untuk menyukseskan program literasi digital. Untuk relawan TIK ditarget bisa merekrut sebanyak 50 orang mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi berlatar belakang TIK di Kota Palu yaitu Fakultas Teknik Untad, Unismuh, STMIK Adhi Guna dan STMIK Bina Mulia.

“Kami ditarget bersama-sama Diskominfo kabupaten/kota untuk membentuk satu kecamatan, satu KIM. Nantinya lewat KIM juga kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Hasim.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas