Home Ekonomi

Sektor Perbankan BUMD Sumbang Deviden Tertinggi

Roadshow Bank Sulteng bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dari 1.987 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga pengawas menyatakan sektor perbankan hingga saat ini telah menyumbang deviden tertinggi.

“Dan sangat profitabilitas sehingga perlu adanya komitmen dari seluruh pemegang saham untuk memperkuat Bank Sulteng,” kata Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar saat acara pertemuan bersama Kemendagri, Selasa (25/5/2021).

Lanjut dia, diantaranya penambahan setoran modal dan penempatan RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) yang seharusnya dapat ditempatkan di Bank Sulteng. Kemudian, merencanakan pendirian BPR yang dimiliki pemegang saham daerah Sulawesi Tengah.

“Dalam rangka pemenuhan modal inti Rp2 triliun atas kekurangan Rp971 miliar di tahun 2022 dan sesuai hasil RUPS-LB dengan kondisi saat ini. Maka,  pemegang saham kesulitan dalam memenuhi modal inti tersebut,” ujar Gamal.

Hal itu, menurutnya disebabkan anggaran untuk covid 19 sehingga alternatif pemenuhan modal inti yang ditetapkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) melalui Kelompok Usaha Bank (KUB).

“Kami informasikan juga sebagai catatan kinerja keuangan Bank Sulteng yang baik pada posisi April 2021, itu dilihat dari rasio permodalan atau CAR-nya 25,61%. kondisi Bank Sulteng cukup bagus,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya berharap semoga ke depan Bank Sulteng dapat mempertahankan dan bisa lebih ditingkatkan lagi terkait dengan rasio. Sehingga, kata dia, mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tengah khususnya.

“Kami juga selaku lembaga pengawas akan tetap melaksanakan tugas secara profesional. Termasuk dengan menerapkan segala aturan yang ada,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas