Home Sulteng

Luasan Huntap Masih Jauh dari Target

BAHAS HUNTAP - Suasana rakorsus pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sulteng di ruang rapat Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Kamis 27 Mei 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz)

Palu, Metrosulawesi.id – Polemik progres pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas bencana alam 28 September 2018 belum menemui titik akhir.

Bukan perihal teknis konstruksi, tetapi permasalahan itu ada di lahan pembangunan huntap. Yang bisa dipastikan kondisi tersebut menimbulkan mandeknya pengerjaan huntap sejak di tahap awal.

Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Sulteng 28 September 2018, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, jumlah kebutuhan lahan untuk pendirian huntap seluas 922,93 hektare (ha).

Angka itu berasal dari masing-masing kebutuhan lahan huntap di Kota Palu dengan luas 560,93 ha dan Kabupaten Sigi seluas 362 ha.

Kata Arie, dua wilayah itu belum memiliki sepenuhnya lahan dari jumlah 922,93 ha di atas.

Jumlah data yang telah diserahkan oleh Kementerian ATR/BPN kepada Kementerian PUPR sebanyak kurang lebih 300 hektar dengan rincian (luas lahan) 193,4 ha untuk Kota Palu serta Kabupaten Sigi seluas 104 ha.

“Luasan yang telah diserahkan itu sementara dilakukan pembangunan huntap,” ujar Arie ketika mengikuti rapat koordinasi khusus (rakorsus) Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sulawesi Tengah di ruang rapat Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Kamis siang, 27 Mei 2021.

Adapun rincian jumlah kekurangan lahan huntap di Kota Palu di nominal 367,53 ha. Sedangkan wilayah Sigi masih kurang 258 ha.

Selain kedua wilayah tersebut, Kementerian PUPR juga membangunkan huntap satelit di lahan milik korban bancana Kabupaten Donggala.

Arie pun menekankan kepada pemerintah daerah khususnya Pemkot Palu agar sesegera mungkin menyelesaikan masalah yang bersinggungan dengan masyarakat, terlebih permasalahan lahan huntap yang saling klaim.

“Kami sangat memohon Pemda secepatnya menyelesaikan permasalahan ini. Kami selalu siap membangun apalagi Pak Wamen PUPR mengatakan tadi anggarannya siap sepenuhnya. Supaya pembangunan huntap ini bisa dilanjutkan,” beber Kasatgas Penanggulangan Bencana Alam Sulteng, Arie Setiadi Moerwanto.

Reporter: Faiz
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas