Home Palu

Pandemi Tak Surutkan Niat Untuk Mengabdi

PELEPASAN - Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr Lukman Nadjamuddin (tengah), didampingi jajaran saat pelepasan mahasiwa KKN angkatan 94. (Foto: Istimewa)
  • Untad Turunkan 1.155 Mahasiswa KKN

Palu, Metrosulawesi.id – Lemabaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako (Untad) kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN kali ini masuk angkatan 94 yang diikuti 1.155 mahasiswa Untad dari sembilan fakultas dan PSDKU Morowali.

Ketua Panitia KKN, Dr M Nur Alamsyah S.IP M.Si, mengatakan pelaksanaan KKN dimulai 24 Mei sampai 24 Juni mendatang. Mahasiswa telah mengikuti pembekalan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi.

“KKN dilaksanakan masih dalam suasana cengkeraman pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaan kegiatan masih berbasis KKN Mandiri yang mana penekanan pelaksanaan sesuai dengan standar protokol Covid-19 yang telah dituangkan dalam petunjuk teknis KKN,” ujarnya, Senin, 24 Mei.

Disebut, pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda dunia, termasuk Sulawesi Tengah, tidak menyurutkan niat Untad untuk mengabdi kepada masyarakat. Lewat kegiatan kuliah kerja nyata atau KKN, mahasiswa akan mengamalkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah untuk kemudian menerapkannya kemasyarakat.

“KKN ini merupakan ke lima yang diadakan secara daring dan luring di tengah pandemi dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19,” ucap Nur Alamsyah.

Mahasiswa melaksanakan KKN di sekitar tempat bermukim untuk menghindari mobilitas dari satu tempat ke tempat lain. Program kerja mengacu tema KKN yaitu tematik bidang kesehatan menyebarluaskan sosialisasi pencegahan Covid-19.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr Lukman Nadjamuddin M. Hum, mengungkapkan pelaksanaan KKN bagian yang tidak terpisahkan untuk penyelesaian masa studi mahasiswa sehingga diharapkan kegiatan rutin ini dapat terlaksana dengan baik.

“Semoga melalui KKN dapat menjawab permasalahan yang ada di masyarakat dan dapat disinergikan dengan program MBKM yang telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang kini menjadi Kemendikbud Ristek, sehingga pelaksanaan KKN nantinya dapat dilaksanakan selama 6 bulan dan dapat disetarakan dengan 20 SKS, dengan rincian KKN tetap 4 sks dan sisanya adalah mata kuliah-mata kuliah relevan yang nantinya disetarakan,” ungkap Lukman.

Lukman juga mengharapkan pelaksanaan KKN kampus merdeka dapat diterapkan pada semester ganjil ke depan.

“Selamat kepada mahasiswa KKN semoga sukses dengan program-program yang telah diusung,” tandas Lukman.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas