Home Palu

KOPIGOWEST go to Bukit Poboya

BUKIT POBOYA - Komunitas KOPIGOWEST dalam memanfaatkan hari libur dengan gowes bareng ke areal perbukitan Poboya, Rabu (26/5/2021). (Foto: Ist/ Dok. Kopigowest)

Palu, Metrosulawesi.id Bersepeda atau yang lebih populer dengan istilah gowes, menjadi olahraga paling digemari saat ini, apalagi di saat pandemi Covid-19, gowes  menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh.

Tak terkecuali sejumlah komunitas bersepeda  yang ada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Setelah break bergowes di Bulan Ramadhan, sejumlah komunitas bersepeda yang tergabung di komunitas ‘KOPIGOWEST’ kembali gowes bareng perdana dengan memanfaatkan hari libur.

Kali ini gowes bareng sepakat menggunakan sepeda gunung atau “Mountain Bike” (MTB), areal perbukitan di Poboya, Kecamatan Mantikulore, Rabu 26 Mei 2021.

Gowes Bareng ‘KOPIGOWEST’ di areal Perbukitan Poboya. (Foto: Ist/ Dok. Kopigowest)

‘’Kali ini kami sepakat menggunakan MTB untuk gowes bareng. Alhamdulillah, sejumlah komunitas bersepeda, baik itu Sepeda Lipat (Seli), Road Bike (RB) maupun yang sudah konsen di MTB, sama-sama bersepeda dengan MTB,’’ ujar Suparman salah satu peserta gowes bareng.

Kegiatan yang diawali dari tempat mangkal para komunitas bersepeda di Warkop K3 di Jalan MT Haryono, sekitar pukul 07.00 WITA, gowes bareng menuju arah ke wilayah perbukitan Peboya, dengan melintasi perumahan Lagarutu.

Melintasi areal perbukitan Poboya, tidak bisa dipungkiri para biker selain dituntut harus mempuni skill juga dituntut stamina. Beruntung gowes bareng kali ini, ikut pula Aco dan Muchlis—keduanya punya andil besar dalam memberikan arahan kepada peserta gowes yang masih berstatus pemula di MTB.

Alhasil, mereka yang masih dikategorikan pemula,  mampu melintasi sejumlah tanjakan di areal perbukitan Poboya.

‘’Alhamdulillah, bisa juga melintasi track yang tanjakannya lumayan. Apalagi di areal perbukitan Poboya karakter lintasannya 90  persen track atau jalan  tanah dan berbatu,’’ papar Sirajuddin Ramli dengan mimik kegembiraan saat berada di bukit Poboya.

KOPIGOWEST go to Bukit Poboya. (Foto: Ist/ Dok. Kopigowest)

Ada yang menarik saat di bukit Poboya. Peserta gowes pun diberikan pemandangan yang luar biasa. Kota Palu dan teluknya terlihat sangat indah. Tidak ingin kehilangan moment, peserta gowes bareng mengabadikannya dengan ber-selfi-ria.

Setelah rehat sejenak, peserta gowes bareng pun turun dengan mengambil jalur lain dengan track yang lebih menantang. Setelah menempuh lintasan sepanjang kurang lebih 6 kilometer, pesertapun akhirnya sampai di ruas jalan persimpangan Setia Budi-Tombolotutu, setelah menelusuri  pekuburan China-Kristen di Kelurahan Talise Valandugi. Dan selanjutnya finish di Warkop K3. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas