Home Palu

SMPN 9 Palu Buka PPDB Secara Tatap Muka

Hilmi SPd, MPd. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Sediakan Kuota 320 Peserta Didik

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 9 Palu, Hilmi mengungkapkan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolahnya bakal dibuka secara offline atau tatap muka. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Rencana penerimaan akan dilaksanakan pada awal Juli mendatang, dengan kuota sebanyak 320 peserta didik baru. PPDB tersebut tidak dilaksanakan secara Daring, mengingat hasil evaluasi pelaksanaan PPDB secara Daring pada tahun kemarin tidak efektif,” kata Hilmi, melalui ponselnya, belum lama ini.

Hilmi mengatakan, rencananya itu pengambilan formulir dilaksanakan pada 2-6 Juli, sementara 6 hingga 8 Juli dilakukan seleksi calon peserta, dan 9-11 Juli pendaftaran ulang bagi peserta didik yang lulus.

“Sesuai dengan arahan Pak Kadis, berdasarkan pengalaman tahun kemarin, pelaksanaan PPDB secara online belum terlalu efektif, sehingga kita membuka secara offline atau tatap muka. Namun pastinya menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sebab masih dalam masa pandemi,” ujarnya.

Hilmi mengaku, telah menyiapkan segala protokol kesehatan untuk persiapan tatap muka, bahkan untuk ketentuan PPDB masih sama, tetap menggunakan zonasi.

“Kalau tidak ada perubahan wilayah zonasinya masih sama, kelurahan Birobuli Utara dan Selatan, kemudian Tatura Utara dan Selatan,” ungkapnya.

Kata Hilmi, jumlah kuota sebanyak 320 peserta didik sudah sesuai dengan kapasitas ruang kelas yang tersedia sebanyak 10 rombel, dengan masing-masing kelas mampu menampung maksimal sebanyak 32 peserta didik.

“Kuota kita masih sebanyak 10 rombel jadi kita terima 320 peserta didik, itu sudah maksimal juga, karena selama ini alhamdulillah selalu bisa terpenuhi. Bahkan guru kita terbantu dengan ini, karena mereka tidak kekurangan jam untuk mengajar, tidak perlu lagi ke sekolah lain untuk menambah jam mengajar untuk pemenuhan sertifikasi,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas