Home Banggai

SMKN 1 Luwuk Ludes Terbakar, Rencana Layanan PPDB Dialihkan ke SMKN 2

KEBAKARAN - Gedung SMK Negeri 1 Luwuk yang terbakar. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Irwan Lahace mengungkapkan bahwa terjadi kebakaran di SMK Negeri 1 Luwuk.

“Saya berusan dapat informasi dari Kepala Cabang Dinas di Luwuk, bahwa kebakaran terjadi akibat arus listrik yang konslet, sebab jika dianalisa dari video atau foto api itu berasal dari atap sekolah, sehingga saya punya dugaan akibat arus pendek listrik yang konslet,” kata Irwan, saat dihubungi Metro Sulawesi, Senin, 24 Mei 2021.

Irwan mengaku, akan mencarikan jalan keluar terkait pelayanan di SMK tersebut, saat ini juga masih sementara proses penerimaan peserta didik baru, sehingga dia berharap masih ada gedung yang tersisa.

“Saya juga akan komunikasikan dengan pak Bupati terkait SMKN 1 Luwuk ini, karena ini sekolah besar. Selain itu juga ada alternatif yang kami akan coba diskusikan yakni, di SMKN 2 Luwuk masih banyak ruangan kosong, olehnya itu kalau memang gedung SMK tersebut semua terbakar, kemungkinan pelayanan PPDB akan dilaksanakan di SMKN 2 Luwuk, agar pelayanan di sekolah itu tetap jalan,” ujarnya.

Irwan mengatakan, akan memanfaatkan ruang-ruangan praktik yang cukup besar, sebab tidak mungkin meminjam sarana sekolah lain.

“SMKN 1 Luwuk ini merupakan sekolah yang cukup lama, dan persoalan kebakaran ini saya akan laporkan juga ke Jakarta,” jelasnya.

Irwan mengaku, akan mencari informasi akurat dulu, setelah itu baru akan diinfokanya ke Jakarta agar pemerintah pusat dapat membantu.

Irwan Lahace. (Foto: Dok Metrosulawesi)

“Saya mengimbau kepada kepala sekolah dan para guru, agar tetap membuka layanan walaupun dalam keadaan darurat. Maka jalan satu-satunya nanti saya tawarkan kepada teman-teman di Luwuk, yakni kita akan realokasi dulu ke sekolah besar yang memang ruanganya masih ada, salah satunya di SMKN 2 Luwuk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Sulteng, Hatija Yahya mengungkapkan, dampak kebakaran di SMKN 1 Luwuk membuat 38 ruang kelas ludes terbakar tersisa hanya dinding bangunan saja, atap semua terbakar.

Begitupun 6 ruang praktik siswa (RPS), dan 8 Ruang Lab Komputer, 1 unit Perpustkaan, 1 unit UKS serta ruang BKK, Ruang Osis. Ruang Kepsek, ruang guru, dan ruang TU. Sementara untuk siswa yang terdampak 1.295 orang.

“Demikian laporan sementara yang dapat kami sampaikan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun perkiraan akibat korslet listrik, ” ungkapnya.

Menurut Hatija, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Dirjen PSMK Kemendikbud RI dan beliau cukup prihatin.

“Kami berharap ada intervensi dari Kembdikbud terkait musibah yang dilanda SMKN 1 Luwuk,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas