Home Sulteng

Perfilman Sebagai Pendongkrak Pariwisata Sulteng

FOTO BERSAMA - Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, I Nyoman Sriadijaya (tengah) foto bersama usai membuka workshop perfilman tahun 2021 di Palu Senin, 24 Mei 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah meningkatkan potensi pegiat sinematografi dengan menggelar workshop perfilman tahun 2021. Lokakarya yang digelar di Palu Senin, 24 Mei, 2021 itu merekrut 35 pegiat film asal Sulteng sebagai pesertanya.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, I Nyoman Sriadijaya dalam sambutannya di workshop itu mengatakan, pihaknya berantusias mengumpulkan para pegiat sinematografi di Sulteng, melalui wadah pelatihan lokakarya perfilman.

“Ya kami sangat (merasa) bersyukur bisa mengumpulkan insan film daerah yang untuk bersama-sama memikirkan tentang promosi pariwisata (Sulteng) ke depan melalui karya kreatif perfilman, video ataupun dokumentasi,” kata Nyoman usai membuka workshop perfilman Sulteng 2021 kepada media ini, Senin, 24 Mei 2021.

Menurutnya, perfilman menjadi salah satu sektor penting dalam mendongkrak citra kearifan lokal pariwisata Sulteng ke berbagai penjuru negeri.

“Banyak sekali sebetulnya kegiatan (pariwisata) yang bisa divisualisasikan, dengan industri kreatif sinematografi ini. Saya yakin jadi salah satu peningkatan kapasitas SDM kedua belah pihak,” tuturnya.

Dia melanjutkan, kolaborasi Pemprov melalui Dispar Sulteng dengan para pegiat film bisa menghasilkan karya film dengan mendampingi baik dari sisi kerja sama program serta pembiayaan suatu produksi film.

Di samping itu, Dispar Sulteng telah mengantongi beberapa spot potensial pariwisata kental dengan kebudayaan di Sulteng, yang nantinya akan diabadikan lewat film dokumenter berdurasi sekitar 1 jam.

Sementara itu, mereka akan dilatih sejak dari teknis dasar pembuatan film, yang dipandu oleh tiga filmmaker atau sutradara film ternama asal Kota Palu, yakni Muhammad Yusuf Radjamuda, Fauzan Kurnia Muttaqin dan Sarah Adilah Ilham Lamase.

Reporter: Faiz
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas