Dr. Muhammad J. Wartabone, S. Sos, SH, M. HI saat menyerahkan secara simbolis buku sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Dr. Muhammad J. Wartabone, S. Sos, SH, M. HI selaku anggota DPD – MPR RI asal Sulawesi Tengah menyatakan bahwa empat pilar kebangsaan harus menjadi penopang kedaulatan.

Hal ini disampaikan pada sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara yang diselenggarakan di salah satu cafe di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Minggu 23 Mei 2021.

Dijelaskan, sebagai warga negara yang baik perlu memahami penerapan pancasila. Kemudian, disusul Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi simbol penghormatan terhadap bangsa Indonesia.

“Setiap pilar pastinya memiliki tingkat, fungsi, dan konteks yang berbeda. Dalam hal ini, posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Menurutnya, pengamalan nilai-nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak membangun negeri.

“Berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan kurangnya rasa toleransi dalam pengimplementasian Empat Pilar itu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Buya sapaan akrab Muhammad J Wartabone juga nantinya akan merancang sebuah restorasi kebangsaan dan keumatan untuk membentuk kader pemimpin masa depan di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Pedoman membangun kesatuan dan persatuan bangsa adalah tidak memandang suku, Agama dan ras sebagai warga negara. Di mana dibutuhkan saling menghormati satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas