Home Palu

Proses PPDB di SMP Al Azhar Palu Selesai

Ali Imran. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) di SMP Al Azhar Mandiri Palu telah selesai dilaksanakan sejak Maret 2021. Saat ini para siswa baru tinggal menunggu pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) pada awal Juli mendatang.

“Sejak Desember 2020 SMP Al Azhar telah membuka sosialisasi PPDB, kemudian tes atau seleksi sudah kami laksanakan pada Februari kemarin. Bahkan berdasarkan hasil tes para calon peserta didik yang lulus sudah daftar ulang semuanya, sehingga mereka tinggal menunggu informasi kembali kapan akan masuk untuk tatap muka atau daring. Informasi selanjutnya nanti akan disampaikan,” jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SMP Al Azhar Palu, Ali Imran, di ruang kerjanya, Jumat, 21 Mei 2021.

Ali mengatakan, yang mengikuti tes masuk di SMP Al Azhar ada sekitar 210 siswa, namun yang diterima sekitar 180 lebih, dengan mengisi enam rombongan belajar (rombel).

“Memang kita di SMP Al Azhar ini berbeda dengan sekolah negeri yang lainnya, karena kita pertimbangannya adalah kita semuanya mau gerakan cepat lebih baik, sebab masalah data nanti pasti dipermasalahkan juga,” ujarnya.

Menurut Ali, proses pendaftaran di SMP Al Azhar dilakukan secara daring (online), dengan hanya mengisi persyaratan biodata, seperti nama lengkap, asal sekolah, tanggal lahirnya, serta nomor Whatsapp orang tuanya.

“Jika mereka sudah daftar nomor Whatsapp orang tuanya, pendaftar nanti akan digabungkan di grup, karena saat ini masih dalam masa pandemi sehingga tidak mengumpul banyak-banyak siswa. Olehnya itu jika sudah capai kuota 40 pendaftar, kita langsung laksanakan tesnya tetapi dilaksanakan pada Sabtu,” katanya.

Ali mengungkapkan, para siswa baru nanti akan diinformasikan kembali terkait baju seragam sekolah serta keperluan lainnya.

“Yang jelas siswa baru sudah siap, tinggal menunggu untuk mengikuti proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Ali berharap, siswa baru bisa datang ke sekolah dengan dukungan orang tua, sebab di masa pandemi ini memang banyak kekurangan. Tetapi SMP Al Azhar berupaya untuk meminimalisir kekurang tersebut dengan melakukan tatap muka.

“Kita mau para peserta didik itu belajar secara maksimal tanpa harus daring. Kemudian kita juga ingin siswa bersosialisasi. Apalagi kalau masa pandemi ini sosialisasi siswa jika di rumah kurang, kita juga banyak terima keluhan dari orang tua, bahwa kalau di rumah anak-anak itu tingkat temperamennya lebih tinggi, dibanding kalau mereka lakukan tatap muka,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas