Home Palu

Bertambah, Lab PCR Covid di Sulteng

Rudiyanto. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Laboratorium PCR untuk pengujian sampel virus corona (Covid-19) di wilayah Sulawesi Tengah akan bertambah. Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Sulteng, Rudiyanto, menerangkan pihaknya telah melakukan visitasi ke tiga tempat lab PCR yang akan melalukan pengujian sampel Covid-19 di Kota Palu.

“Kita lakukan visitasi lab PCR di Rumah Sakit Undata, Rumah Sakit Anutapura, dengan Balai Litbangkes Labuan,” ungkap Rudiyanto Nawawi, Senin, 17 Mei 2021.

Hasil dari visitasi tersebut, Balai Litbangkes Labuan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk pemeriksaan sampel virus corona. Sementara RS Undata dan RS Anutapura masih harus memenuhi beberapa persyaratan.

“Sudah ada standar yang ditetapkan dari pusat, ada form yang mereka isi, itu dicek tim visitasi ke lapangan. Makanya ada catatan-catatan kecil untuk Rumah Sakit Anutapura dan Undata yang harus dibenahi,” ucap Rudiyanto.

Rudiyanto mengatakan Lab PCR Litbangkes Labuan akan beroperasi dengan petugas tersendiri yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI. Nantinya, dengan beroperasinya Lab PCR Litbangkes Labuan, menyusul RS Undata dan Anutapura, akan mengurangi beban kerja Labkesda Provinsi Sulteng yang beralamat di Jalan Undata Palu.

“Jadi nanti tidak terfokus ke Labkes lagi, RS Undata nanti sudah bisa periksa sendiri pasiennya. Yang dari kabupaten nanti paling dekat ke Litbangkes Labuan, seperti yang dari Parigi,” ujarnya.

Dia menuturkan Lab PCR Balai Litbangkes akan beroperasi dengan alat yang lebih canggih dari yang telah ada di wilayah Sulteng. Ekstraksi Lab PCR Litbangkes menggunakan sistem otomatis, sementara Lab PCR milik Labkesda masih manual.

“Tetapi nanti kalau disetujui pak gubernur, kita ada rencana mau beli juga (alat ekstraksi otomatis),” tutur Rudiyanto.

Ia belum bisa memastikan gratis atau dikenakan tarif untuk pengujian sampel Covid-19 di Balai Litbangkes Labuan. Namun diperkirakan pelayanan akan gratis karena reagen yang digunakan nantinya berasal dari Kemenkes RI.

“Kayaknya gratis juga karena reagennya dan semua alatnya bantuan dari pusat,” tandas Rudiyanto.

Diketahui, pelayanan pengujian sampel virus corona di wilayah Sulteng dilakukan oleh Labkesda milik Pemprov Sulteng dan Lab PCR RS Morowali yang beroperasi sejak tahun lalu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas